E-Tilang Tak Berlaku untuk Sukarelawan Ambulans

SOLO—Komunitas sukarelawan pengawal mobil ambulans dan mobil pemadam kebakaran atau Relawan Escorting Ambulans dan Damkar (READ) akan memeroleh dispensasi tentang penerapan e-tilang saat bertugas mengawal ambulans atau mobil pemadam kebakaran.

Agnes Yustin Roswita
redaksi@koransolo.co

Ketua READ Solo, Singgih Setia, menyatakan dengan pemberlakuan e-tilang, awalnya berencana menutupi pelat nomor kendaraan dengan plastik hitam saat bertugas mengawal ambulans atau pemadam kebakaran. Hal itu dikarenakan saat bertugas, pihaknya sering melanggar markah jalan atau lampu merah karena untuk memberikan jalan ambulans yang membawa pasien ke rumah sakit terdekat.
“Berarti kalau mendampingi ambulans juga kena surat tilang saat menerobos lampu merah? Ya sudah biarkan kena surat tilang, karena denda tilang enggak sepadan dengan nyawa pasien di ambulans,” ujar dia kepada Koran Solo melalui pesan Whatsapp, Minggu (10/2).
Menanggapi keluhan tersebut, Kasatlantas Polresta Solo Kompol Imam Safii melalui Kanit Regident AKP Suryo Wibowo mengatakan akan memberikan toleransi tim READ yang sudah berdiri sejak Juli 2018 lalu.
Dia mengatakan kesadaran masyarakat perlu dibantu tim READ, mengingat menipisnya kepekaan pengguna jalan ketika mobil ambulans melintas.
“Khusus untuk tim READ masih kami berikan toleransi, asalkan tidak melanggar aturan seperti tidak memakai helm dan berboncengan bertiga. Kalau misalkan menerobos lampu merah atau melanggar garis markah, kami akan melihat situasinya. Jika memang darurat, kami masih memberikan toleransi,” ujar AKP Suryo Wibowo saat ditemui, Senin (11/2).
Sebelumnya, Satlantas Polresta Solo akan memberlakukan e-tilang pada Rabu (13/2) bagi pengendara yang melanggar dan tertangkap kamera CCTV. Pelanggar akan diberikan surat verifikasi sesuai pelat nomor kendaraan yang digunakan. Surat verifikasi itu akan dikirim melalui pos.