LIGA 2 2019 Pilihan Tegar Sejalan Saran Sang Ibu

SOLO—Tegar Hening Pangestu akhirnya memutuskan bertahan di Persis Solo meski diiming-imingi kontrak oleh klub Liga 1, PSIS Semarang. Selain pertimbangan menit bermain, saran ibunda menjadi alasan utama pemain asal Bangka Belitung itu memilih Laskar Sambernyawa.
Tegar sejatinya masuk dalam lima pemain yang direkomendasi tim pelatih PSIS untuk direkrut musim ini. Hal itu tak lepas dari permainan cemerlangnya saat membela Mahesa Jenar di ajang Piala Indonesia lalu. Saking ngebetnya, PSIS dikabarkan dua kali melakukan negosiasi agar Tegar berlabuh di klub mereka. “Karena belum ada kecocokan, saya pilih bertahan di Persis. Apalagi ibu saya juga menyarankan tetap di Solo saja,” ujar pemain berposisi gelandang bertahan itu saat dihubungi Espos, Senin (11/2).
Dengan berada di Solo, Tegar mengaku bisa lebih sering mengunjungi kakeknya yang tinggal di Jogja. Orang tua Tegar hingga kini masih berdomisili di Bangka Belitung. Menurut dia, keluarga dan peluang menjadi starter adalah pertimbangan utama kenapa dia memilih Laskar Sambernyawa.
“Semua pemain tentu ingin bermain lebih banyak. Saya sendiri sudah cukup menyatu dengan permainan Persis,” ujar Tegar yang bertekad membawa Persis promosi ke Liga 1.
Tegar membeberkan negosiasinya dengan Persis sudah mencapai titik temu. Jika tak ada halangan, eks pemain PSPS Riau ini bakal menandatangani kontrak di Solo pada Kamis (14/2) mendatang. “Negosiasi lancar, secara lisan sudah deal. Tinggal finalisasi besok Kamis,” ujar pemain berusia 25 tahun itu.
Manajer Persis, Langgeng Jatmiko, ikut mengirim sinyal kembalinya Tegar ke pelukan Laskar Sambernyawa. Manajemen juga masih berusaha membujuk Soni Setiawan dan Heru Setyawan agar bertahan di Persis.
Bersama Tegar, Soni dan Heru menjadi pilar penting saat meloloskan PSIS ke babak 16 besar Piala Indonesia. Soni dan Heru dikabarkan juga telah direkomendasi untuk bergabung dengan PSIS. “Masih dalam proses, semoga bisa balik ke Solo,” ujar Langgeng. (Chrisna Chanis Cara/JIBI)