Kulonprogo Mendapat Tambahan 695 Pemilih

JOGJA—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kulonprogo mendapat tambahan pemilih sebanyak 695 pemilih. KPU Kulonprogo memastikan tidak ada penambahan TPS lagi di Kulonprogo.
KPU Kulonprogo menggelar rapat pleno penetapan daftar pemilih tambahan (DPTb) pada Minggu (17/2). Hasilnya, ada tambahan 695 pemilih dalam DPTb. Ketua KPU Kulonprogo Ibah Muthiah mengatakan selain dengan adanya tambahan pemilih, ada juga pemilih dari Kulonprogo yang mengajukan pindah memilih keluar Kulonprogo sebanyak 336 pemilih.
”Hasilnya secara keseluruhan jika ditambah dengan DPTHP [Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan] 2, ada 335.252 yang akan memilih di Kulonprogo,” kata Ibah pada Senin (18/2). Terakhir dari hasil DPTHP 2 pada tahun lalu, ada 334.893 pemilih di Kulonprogo.
Ibah mengatakan paling banyak tambahan pemilih ada di Kecamatan Pengasih yaitu sebanyak 164 yang tercatat dalam DPTb, sedangkan paling sedikit tambahan pemilih ada di Kecamatan Girimulyo sebanyak tiga pemilih yang masuk DPTb.
Untuk menjaring DPTb, pihak KPU Kulonprogo membuka posko pelayanan A5 atau pindah memilih. Lokasi yang disasar yaitu lokasi yang potensial mendapatkan tambahan pemilih seperti di lokasi proyek pembangunan Bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA).
Total di Kulonprogo akan ada 1.258 tempat pemungutan suara (TPS) yang akan digunakan pemilih untuk memilih saat gelaran Pemilu April nanti. ”Setelah pleno DPTb tidak ada lagi penambahan TPS,” jelas Ibah.
Sementara itu, opsi pembuatan TPS di lokasi proyek pembangunan Bandara NYIA tidak jadi dilakukan. ”Kami sudah memastikan tidak membuat TPS di lokasi proyek pembangunan bandara karena pada hari pelaksanaan pemilu nanti pekerjanya akan diliburkan,” kata Ketua Divisi Perencanaan dan Data Informasi KPU Kulonprogo, Yayan Mulyana.
Sementara meskipun tidak akan dibuka TPS di lokasi pembangunan bandara, pihak KPU Kulonprogo memfasilitasi bagi para pekerja yang akan menggunakan hak pilihnya di Kulonprogo dengan mendaftarkan pindah memilih. ”Total hanya ada dua pendaftar di posko pelayanan A5 yang kami buka di bandara dari Kamis [14/2] sampai Sabtu [16/2],” ungkap Yayan pada Senin. (JIBI/Harian Jogja/Fahmi Ahmad Burhan)