87 Orang akan Ikuti Seleksi PPPK

JOGJA—Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kulonprogo memverifikasi pendaftaran Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dari Kulonprogo, hasilnya 87 orang akan ikuti seleksi PPPK Kulonprogo. Terkait sarana prasarana pihak BKPP sudah siapkan SMKN 2 Pengasih sebagai tempat dilaksanakannya seleksi.
Kepala BKPP Kulonprogo, Yurianti mengatakan setelah dilakukan proses verifikasi sampai Minggu (17/2), total peserta yang akan mengikuti seleksi PPPK Kulonprogo ada 87 orang. ”Dari penyuluh pertanian 61 orang dan guru 26 orang,” kata Yuri pada Harian Jogja, Selasa (19/2).
Ia mengatakan sebelum proses pendaftaran dan verifikasi, pihaknya memberikan formasi sebanyak 97 orang untuk ikuti seleksi PPPK. ”Namun ada guru yang melebihi batas usia lebih dari 60 tahun, ada yang sudah diterima CPNS, ada juga yang mengundurkan diri,” tutur Yuri.
Menurutnya, di Kulonprogo formasi PPPK disediakan hanya untuk penyuluh pertanian dan honorer eks-K2. Sedangkan untuk tenaga kesehatan yang sebelumnya disediakan tidak diberikan formasi karena ada surat dari Kementerian Kesehatan RI terkait 17 tenaga kesehatan yang berusia 35 tahun ke atas akan diangkat jadi PNS.
Pelaksanaan tes akan digelar pada Sabtu (23/2) dan Minggu (24/2). Tes untuk PPPK akan menggunakan Computer Assisted Test (CAT).
Kepala Bidang Pengembangan Pendidikan dan Pelatihan BKPP Kulonprogo, Raden Trusta Hendraswara, mengatakan tes CAT akan dilakukan di SMKN 2 Pengasih. ”Sarana sudah dikondisikan, kami akan gunakan SMKN 2 Pengasih. Sebelumnya juga sudah ada kordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi,” ujar Trusta.
Trusta mengatakan dengan akan masuknya PPPK juga dibutuhkan anggaran. Ia mengatakan di tahun ini Pemkab Kulonprogo belum menyiapkan anggaran untuk penggajian PPPK. Namun, anggaran yang sudah disiapkan di tahun ini bisa direvisi dan memasukan anggaran untuk PPPK. (JIBI/Harian Jogja/Fahmi Ahmad Burhan)