Jumlah Pendaftar Petugas PTPS Belum Penuhi Target

JOGJA—Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sleman baru memperoleh pendaftar petugas pengawas tempat pemungutan suara (PTPS) sejumlah 2.693 orang. Total kebutuhan adalah 6.782 petugas.
Ketua Bawaslu Sleman, Karim Mustofa, mengatakan Kabupaten Sleman membutuhkan 3.391 petugas PTPS yang tersebar di 17 Kecamatan se-Kabupaten Sleman. ”Jumlah yang cukup banyak, karena nantinya setiap TPS akan diawasi oleh satu pengawas dengan masa kerja selama 1 bulan namun diprioritaskan bertugas pada hari pelaksanaan Pemilu, 17 April 2019,” kata Karim, Senin (25/2).
Sementara itu, anggota Bawaslu Sleman koordinator divisi SDM, Vici Herawati, menyatakan jumlah petugas pengawas tempat pemungutan suara (PTPS) di Kabupaten Sleman sampai saat ini belum mencapai kuota. ”Kuota yang seharusnya sebagaimana juknis perekrutan PTPS adalah dua kali jumlah TPS,” ujar Vici.
Vici menambahkan, artinya Sleman harus merekrut 6.782 nama sebagai PTPS dimana satu orang diterima sebagai PTPS, sementara yang lain adalah untuk pengurus antar waktu (PAW) bila sewaktu-waktu ada pengunduran diri.
Harapannya, lanjut Vici, ada dua orang pendaftar di setiap TPS sehingga kekurangan yang harus dipenuhi adalah 4.089 pendaftar. ”Angka yang cukup banyak, belum lagi nanti kalau ada penambahan TPS bagi pemilih pindahan atau DPTb otomatis akan bertambah kebutuhan PTPS ini,” papar Vici.
Kekurangan tertinggi ada di Kecamatan Depok. Di Kecamatan Depok terdapat 404 TPS sehingga butuh 808 petugas PTPS, namun baru ada 190 pendaftar.
Solusinya, Badan Pengawas Pemilu melalui Panwascam Kecamatan (Panwascam) menambah masa pendaftaran. Jika sebelumnya pendaftaran dari 11-21 Februari, kini diperpanjang pada 25-27 Februari. “Ya, jadi harus dua kali lipat dari total Pengawas TPS, berdasarkan itu kami menambah masa pendaftaran PTPS,” kata Vici.
Karim Mustofa di sisi lain ikut mengimbau pada masyarakat agar perpanjangan waktu dimanfaatkan untuk mendaftarkan diri sebagai calon PTPS di Panwascam terdekat. “Kami memperpanjang dan menambah waktu pendaftaran ini dengan harapan kuota terpenuhi sehingga masyarakat bisa mendaftarkan segera sebagai calon PTPS,” kata Karim.
Kecamatan Gamping dibutuhkan pendaftar PTPS 558 orang, sedangkan yang mendaftar baru 180 orang. Sementara itu, Kecamatan Ngagli terdapat kebutuhan 584 pendaftar PTPS untuk 292 TPS, yang mendaftar baru 221 orang.
Sedangkan, Kecamatan Kalasan membutuhkan petugas PTPS sebanyak 506 orang, yang mendaftar baru 156 orang dan Kecamatan Mlati butuh 552 petugas PTPS hingga saat ini yang mendaftar baru 179 orang.
Selain 5 kecamatan tersebut, rata-rata kecamatan lain juga masih kurang pendaftarnya sehingga diperpanjang juga masa pendaftarannya.
Para calon petugas PTPS akan diseleksi berupa administrasi dan tes wawancara. Rencananya pengumuman hasil seleksi diumumkan pada tanggal 8-12 Maret mendatang. (JIBI/Harian Jogja/Hafit Yudi Suprobo)