KPU Madiun Mencatat Ada 225 Pemilih Tambahan

 

MADIUN—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Madiun mencatat ada pemilih tambahan yang masuk dalam daftar pemilih tambahan (DPTb) sebanyak 225 orang. Para pemilih tambahan ini akan disebar di seluruh TPS sesuai dengan lokasi tempat tinggal mereka.
”Jumlah pemilih tambahan di Kabupaten Madiun untuk Pemilu 2019 ada sebanyak 225 orang. Sedangkan pemilih dari Kabupaten Madiun yang berpindah tempat pemilihan ke luar Kabupaten Madiun ada sebanyak 216 orang,” kata Komisioner KPU Kabupaten Madiun bidang Perencanaan Data dan Informasi, Fahim Amrillah, di sela-sela acara Rapat Koordinasi Pemutakhiran Data Pemilih di Sun Hotel Madiun, Selasa (26/2).
Dia menyampaikan KPU telah melakukan rapat pleno terbuka untuk penentuan DPTb tahap satu pada 17 Februari 2019. Jumlah data pemilih tambahan ini diperkirakan akan bertambah karena KPU masih membuka pendaftaran pemilih pindahan hingga 17 Maret 2019.
Menurut Fahim, sebagian besar pemilih tambahan yang menggunakan formulir A5 atau pindah pemilih ini merupakan santri dan pekerja. Dengan pindah pemilih ini, mereka akan difasilitasi untuk memilih dalam Pemilu 2019.
Pihaknya tidak membuat TPS baru untuk memfasilitasi DPTb tersebut. Hal ini karena para pemilih tambahan ini tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Madiun. Untuk jumlah TPS di Kabupaten Madiun ada sebanyak 2.565.
Setiap pemilih tambahan akan mendapatkan surat suara yang sesuai dengan haknya. ”Semisal pemilih tambahan ini orang Banyuwangi, ia hanya mendapatkan surat suara untuk Pilpres dan DPD RI. Kalau orang Jombang, ia mendapatkan Pilpres, DPD, dan DPR,” ujar dia.
Lebih lanjut, untuk jumlah daftar pemilih tetap di Kabupaten Madiun untuk Pemilu 2019 sebanyak 572.059 jiwa. (Abdul Jalil/Madiunpos.com)