Temui Pasien, Emil Dardak Teringat Adiknya

MADIUN—Saat mengunjungi ruang tunggu pasien di RSUD dr. Soedono Kota Madiun, Selasa (26/2) siang, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, menemui salah satu keluarga pasien yang dirawat di rumah sakit tersebut.
Seorang wanita paruh baya yang ditemui Emil bernama Patemi, warga Kabupaten Madiun. Patemi menangis saat diajak berbincang dengan Emil. Air mata wanita itu terus mengucur selama berbincang dengan wagub yang baru dilantik beberapa waktu lalu.
Ia menceritakan kondisi anaknya bernama Ahmad Rifki yang beberapa hari telah dirawat di rumah sakit karena infeksi di bagian otak. Kemudian, Emil diajak wanita itu ke ruang perawatan anaknya di Ruang Kelas III.
Emil bercerita saat melihat kondisi anak tersebut, ia teringat adik kandungnya, Eril Dardak yang meninggal dunia pada akhir tahun 2018 lalu.
”Saya tuh tambah deg. Karena saya belum lama kehilangan adik laki-laki saya. Pada saat melihat anak itu. Jadi teringat adik saya sendiri. Dan kebayanglah,” kata dia kepada wartawan.
Emil menuturkan orang tuanya menangis karena galau atas penderitaan yang dialami putranya tersebut. Karena beberapa hari sebelumnya, keluarga hanya mengetahui penyakit yang diderita Ahmad Rifki hanya penyumbatan. Namun, setelah dicek ternyata anaknya menderita penyakit infeksi di bagian otaknya.
”Awalnya hanya mengetahui penyumbatan. Tetapi ternyata ada kondisi yang lebih [ganas]. Saya enggak bisa buka. Karena itu kan data pasien,” ujar Emil.
Melihat kondisi tersebut, ia meminta kepada tim kesehatan RSUD dr. Soedono untuk melakukan pemantauan khusus terhadap pasien ini. Selain itu, pihak rumah sakit juga harus menenangkan kedua orang tua pasien.
Dia pun mempertanyakan kesiapan rumah sakit untuk menangani pasien tersebut. Menurut dia, kalau memang tidak memilik tenaga medis yang mencukupi bisa dirujuk di rumah sakit lain.
”Ternyata di sini ada tenaganya. Alhamdulillah sudah ditangani. Jadi, ibu itu menangis bukan karena mengeluh. Tapi karena galau,” jelas Emil.
Direktur RSUD dr. Soedono Madiun, dr. Bangun Trapsila Purwaka, menyampaikan pasien tersebut telah dirawat oleh tenaga medis. Dia menyampaikan bahwa anak tersebut mengidap penyakit infeksi otak. (Abdul Jalil/Madiunpos.com)