Pedagang Diminta Awasi Pemilu

SUKOHARJO—Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sukoharjo blusukan ke Pasar Bekonang, Kecamatan Mojolaban, Jumat (1/3). Mereka mengajak pedagang untuk berpartisipasi mengawasi tahapan Pemilu 2019.

Bony Eko Wicaksono
redaksi@koransolo.co
Komisioner Bawaslu Sukoharjo dan anggota Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Mojolaban mengunjungi para pedagang di Pasar Bekonang, Mojolaban. Mereka menyosialisasikan ihwal pengawasan partisipatif masyarakat terutama pedagang pasar tradisional.
Komisioner Divisi SDM dan Organisasi Bawaslu Sukoharjo, Uswatun Mufidah, mengatakan kegiatan pengawasan partisipatif masyarakat menyasar para pedagang pasar tradisional. Mereka dilibatkan agar turut berpartisipasi dalam pengawasan tahapan pemilu.
“Ini kegiatan kali pertama dengan sasaran para pedagang pasar tradisional. Seluruh elemen masyarakat termasuk pedagang pasar diharapkan menjadi mitra Bawaslu untuk mengawasi tahapan pemilu,” kata dia, Jumat.
Menurut Uswatun, para pedagang pasar berasal dari berbagai latar belakang pendidikan dan tersebar di setiap kecamatan di Sukoharjo. Mereka memahami karakter masyarakat di wilayahnya masing-masing. Apabila menemukan dugaan pelanggaran pemilu seperti praktik politik uang atau money politics segera dilaporkan ke Panwascam atau Bawaslu Sukoharjo.
Kegiatan sosialisasi pengawasan partisipatif bakal dilakukan rutin menjelang pelaksanaan pemungutan suara pada April mendatang. “Kami bakal mengajak pedagang, petani maupun buruh untuk mengawasi tahapan pemilu. Justru pengawasan partisipatif diprioritaskan karena terbatasnya jumlah anggota Panwascam maupun Bawaslu Sukoharjo,” ujar dia.
Sebelumnya, Bawaslu kerap melakukan kegiatan serupa dengan sasaran para anggota pramuka, tokoh agama, hingga organisasi kemasyarakatan (ormas) kepemudaan seperti Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI, Gerakan Pemuda (GP) Ansor serta pemuda Muhammadiyah. Langkah ini dilakukan untuk mencegah praktik money politics.
Sementara itu, seorang pedagang kebutuhan pokok di Pasar Bekonang, Suratmi, menyambut baik kegiatan sosialisasi pengawasan partisipatif yang dilakukan Bawaslu Sukoharjo. Para pedagang diberi pemahaman ihwal jenis-jenis kasus pelanggaran pemilu. Terlebih, pedagang pasar menjadi salah satu kantong suara calon legislatif (caleg) maupun calon presiden (capres) saat pemungutan suara.