Menyambut Pesta Menu Prancis

SOLO—Srikandi Restaurant, The Royal Surakarta Heritage Solo, tahun ini terlibat dalam event Good France. Kegiatan yang akan digelar pada 21 Maret tersebut merupakan pergelaran makan malam internasional sebagai tindak lanjut pencatatan makanan gastronomi Prancis sebagai warisan budaya dunia.
Event tersebut selama ini sudah diikuti sekitar 5.000 restoran di dunia. Tahun ini Srikandi Restaurant menjadi salah satu di antaranya. Di lndonesia, Good France merupakan event yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Prancis bekerja sama dengan Institute Perancis di lndonesia (lFl). Tema edisi 2019 adalah hidangan khas Provence dan masakan ramah lingkungan.
General Manager The Royal Surakarta Heritage, Antioine Weisteine, mengatakan tahun ini merupakan kali pertama bagi The Royal Surakarta Heritage Solo terlibat dalam acara tersebut. ”Kami sangat senang sekali, karena ini untuk pertama kalinya di Solo. Kami akan bawakan kuliner khas Prancis,” kata dia kepada wartawan di Srikandi Restaurant, Selasa (12/3).
Food & Beverage Division Manager The Royal Surakarta Heritage, Imam Munandar, mengatakan Srikandi Restaurant sudah menyiapkan menu khas Prancis mulai dari pembuka hingga penutup. Dimana seluruh bahan berasal dari lokal. Dengan membayar Rp150.000 (tidak termasuk wine) pengunjung sudah dapat menikmati berbagai macam hidangan mulai dari pembuka hingga penutup.
Sebagai hidangan pembuka Srikandi menyediakan empat menu pembuka yaitu Amuse Bouche dan Tapenade dengan cita rasa yang gurih dan segar. Ada juga Poelee de Thon Tartare dan Vinaigrette de Feulle Coriandre yang memiliki cita rasa segar. Untuk main course terdapat empat macam main course seperti pottage Parmentier, Et Crouton A L’All yang terdiri dari sayuran segar dan bahan bervita rasa gurih. Ada juga cita rasa lembut dengan paduan rempah pada hidangan Poulet Grille Provencale Aux Champignons dan Ratatoulle et Pomme de Terre. Sebagai hidangan penutup, tersedia Mousse Citron et Chocolat dengan tekstur yang lembut dan tidak terlalu manis.
”Kami yakin meskipun menu yang ditampilkan adalah khas Prancis, lidah masyarakat Solo akan merasa cocok. Ini sekaligus memberikan wawasan makanan Prancis,” terang dia. (JIBI/Bayu Jatmiko Adi)