PERISTIWA TRAGIS Seorang Nenek Meninggal Terbakar

WONOGIRI—Seorang nenek-nenek bernama Kaliyah, 83, ditemukan terbakar di rumahnya RT 003/RW 008 Dusun Ngelo, Desa Sumberagung, Kecamatan Pracimantoro, Rabu (13/3). Nenek itu mengalami luka bakar hingga 95 persen dan menyisakan hanya kedua kaki bagian bawah yang bisa dikenali.
Kejadian itu bermula saat Wakini, 55, anak Kaliyah, mengunjungi rumah ibunya untuk mengantarkan beras, Rabu (13/3) pagi. Rumah Wakini dengan rumah Kaliyah hanya berbeda RT. Tiba di rumah Kaliyah, Wakini menemui ayahnya, Tokarno, 77. Kepada ayahnya, Wakini menanyakan di mana ibu berada. Namun, Tokarno hanya menjawab “ti” sebab ia sedang sakit stroke yang membuatnya kesulitan berbicara.
Lalu, Wakini berjalan menuju tempat di mana ibunya biasa tidur. Di sana, ia mendapati dipan terbakar. Ia juga kaget saat melihat kerangka manusia hangus terbakar dan hanya menyisakan kedua ujung kaki. Ternyata, kerangka itu adalah jenazah ibunya sendiri. “Melihat hal itu, Wakini lalu menemui suaminya, Giman, 56, dan meminta tolong kepada warga sekitar. Selanjutnya, warga melaporkan peristiwa itu ke Polsek Pracimantoro untuk penanganan lebih lanjut,” kata Paur Subbag Humas Polres Wonogiri, Aipda Iwan Sumarsono, mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti Istiwidayati, saat dihubungi Koran Solo, Rabu.
Polisi menduga Kaliyah meninggal dunia sekitar dua hari yang lalu atau Senin (11/3) malam. Sebab, kondisi jenazah sudah dingin. Peristiwa terbakarnya Kaliyah tak diketahui tetangga karena posisi antarrumah cukup jauh. “Korban selama ini memang terbiasa menyalakan api di dekat tempat tidurnya untuk menghangatkan badan dan mengusir nyamuk,” terang Iwan. (Cahyadi Kurniawan)