Tubing, 4 Orang Meninggal di Magelang

MAGELANG—Kegiatan tubing sungai menelan korban jiwa di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Rabu (13/3). Empat peserta tubing, satu di antaranya warga negara Malaysia, meninggal dunia setelah hanyut terbawa arus Kali Gono, Desa Tampir Wetan, Kecamatan Candimulyo, Kabupaten Magelang.
Kapolres Magelang, AKBP Yudianto Adhi Nugroho, mengatakan para peserta adalah agen pariwisata dari beberapa kota seperti Semarang, Jogja, Jakarta, dan salah satunya dari Malaysia. Ia menuturkan mereka sedang mencoba area tubing di daerah Candimulyo.
”Sekitar 12 orang mencoba wisata tubing, pukul 12.00 WIB mereka turun ke sungai,” katanya kepada wartawan saat ditemui di kamar mayat RSUD Muntilan, Rabu.
Bersambung ke Hal. 6 Kol. 4
Ia menuturkan ketika turun, tiba-tiba ada banjir bandang dan mereka hanyut. Para korban tersebut ditemukan sekitar 1 km dari lokasi awal mereka hanyut. ”Ditemukan empat orang meninggal dunia dan lainnya selamat. Dari empat korban itu, salah satu WNA dari Malaysia, perempuan,” jelasnya.
Adapun identitas keempat korban meninggal yakni, Jully, 24, warga Kalideres, Jakarta Barat; Tantri Ariestiawati, 51, warga Jl. Janur Asri 9, Kelapa Gading, Jakarta Utara; dan Sicilia Mantjoeng, 48, warga Manggarai Selatan, Tebet, Jakarta Selatan. Kemudian untuk warga negara Malaysia, adalah Hanizah, 65, dari Selangor.
Tubing merupakan aktivitas wisata atau olahraga air yang biasanya dilakukan di sungai. Seseorang mengikuti arus atau jeram sungai dengan menaiki ban dalam mobil.
Dalam kejadian ini polisi telah memintai keterangan satu orang di Polsek Muntilan. Polisi memastikan orang yang diperiksa akan bertambah. (JIBI/Antara/Detik)