Warga Sukoharjo Jadi Korban Tabrak Lari

SUKOHARJO –Warga Kelurahan Jombor, Kecamatan Bendosari, Deni Widodo, menjadi korban tabrak lari di jalan Solo-Sukoharjo tepatnya di sisi utara Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Bulakrejo, Sukoharjo, Selasa (12/3) sekitar pukul 23.30 WIB. Deni mengembuskan napas terakhirnya saat perjalanan menuju RS Indriati, Solo Baru, Sukoharjo.
Informasi yang dihimpun Koran Solo, Rabu (13/3), sesaat sebelum kejadian Deni hendak menyeberang jalan. Dia berjalan kaki dari barat menuju timur. Kala itu, kondisi jalan cukup sepi lantaran telah larut malam dan cukup gelap karena minim penerangan.
Saat Deni berjalan kaki di bahu jalan, tiba-tiba muncul truk dari arah Solo menuju Sukoharjo dengan kecepatan tinggi. Lantaran lokasi kejadian gelap, sopir truk tak melihat ada pejalan kaki yang menyeberang jalan. Truk menabrak Deni. “Informasi yang saya dapat, kendaraan bermotor yang menabrak Deni adalah truk. Bisa jadi, sopir truk tak melihat ada pejalan kaki menyeberang jalan karena kondisi di sekitar lokasi kejadian cukup gelap,” kata Kanit Laka Satlantas Polres Sukoharjo, Iptu Jaelani, mewakili Kasatlantas Polres Sukoharjo, AKP Zamroni, Rabu.
Tubuh Deni terpental beberapa meter di lokasi kejadian dan menderita luka parah di bagian kepala. Warga setempat yang mendengar suara benturan keras langsung mendatangi lokasi kejadian. Mereka membawa Deni ke rumah sakit.
Sementara sopir truk langsung tancap gas menuju arah Sukoharjo. “Sopir truk melarikan diri sesaat setelah menabrak Deni di lokasi kejadian. Sementara Deni meninggal dunia saat perjalanan menuju rumah sakit,” ujar Jaelani.
Petugas telah memintai keterangan sejumlah saksi yang berada di lokasi kejadian. Keterangan para saksi digunakan untuk memburu sopir truk yang menabrak Deni. Jaelani berharap instansi terkait memasang lampu penerangan jalan di sekitar lokasi kejadian. Sehingga kasus serupa tak terjadi di ruas jalan penghubung Solo-Sukoharjo itu. (Bony Eko Wicaksono/JIBI)