Gunung Bromo Kembali Lontarkan Abu Vulkanis

PROBOLINGGO—Gunung Bromo di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur kembali melontarkan abu vulkanis pada Kamis (14/3) pagi. Sejumlah desa di Kecamatan Sukapura dilanda hujan abu vulkanis.
Aktivitas kegempaan di Gunung Bromo terpantau mengalami peningkatan pada Kamis pagi. Asap kawah bertekanan sedang teramati warna cokelat dengan intensitas tebal.
Terjadi lontaran material abu vulkanis setinggi 700 meter di atas puncak kawah. Lontaran abu vulkanis ini pun menghujani sejumlah desa di utara Gunung Bromo seperti Ngadisari, Ngadirejo, Ngadas, dan Wonotoro. ”Abu ini terpantau tipis di sejumlah desa. Namun, kami belum mengetahui sejauh mana dampaknya. Ini kami akan naik ke atas untuk mengecek secara pasti dampaknya,” kata Camat Sukapura, Yulius Christian, seperti ditulis Liputan6.com, Kamis.
Selain lontaran abu vulkanis, aktivitas kegempaan juga terekam dengan amplitudo 0,5 milimeter–5 milimeter, dominan 1 milimeter. Tercium bau belerang ringan di sekitar Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Bromo di bukit Mentigen.
Dikutip dari website http://magma.vsi.esdm.go.id, Volcano Observatory Notice for Aviation (VONA) pun menandainya dengan warna oranye. Artinya perlu diwaspadai oleh maskapai penerbangan. Sementara status Gunungapi Bromo dalam level II atau Waspada.
Kendati demikian, Yulius mengimbau agar masyarakat maupun wisatawan tidak panik. Masyarakat maupun wisatawan masih bisa menikmati keindahan Bromo, dengan jarak aman 1 kilometer dari puncak kawah.
Wisatawan yang datang bisa menikmati keindahan kepulan asap Bromo nan eksotik itu dari Bukit Mentigen, maupun puncak Seruni poin. ”Di luar itu masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa,” jelasnya. (JIBI)