Pasar Rakyat Marketplace Khusus

JAKARTA—Kementerian Perdagangan (Kemendag) mempersiapkan pasar rakyat masuk ke ekosistem daring melalui laman pemasaran digital atau marketplace sendiri.

redaksi@koransolo.co

Laman pemasaran digital ini untuk memasarkan produk-produk pasar secara daring. Menteri Perdagangan) Enggartiasto Lukita mengatakan upaya ini dilakukan sesuai instruksi Presiden Joko Widodo yang meminta ada ekosistem daring di pasar rakyat sehingga konsumen mendapatkan bahan pangan dari akses yang sama.
Presiden Joko Widodo meng-ingatkan pentingnya mempersiapkan pelaku pasar rakyat dalam menghadapi era digital. Presiden Joko Widodo meminta Kementerian Perdagangan mempersiapkan ekosistem daring bagi pasar-pasar rakyat.
”Dengan demikian pasar-pasar rakyat memiliki laman pema-
saran dan platform pemasaran digital,” kata Enggar pada Penutupan Rapat Kerja Kementerian Perdagangan di Jakarta, Rabu (13/3) malam.
Enggar menekankan pentingnya mempersiapkan pelaku pasar dalam menghadapi era digital mengingat pasar rakyat menjadi urat nadi dan ujung tombak perekonomian Indonesia.
Menurut dia, masuknya pasar rakyat ke ekosistem daring memungkinkan pemerintah dapat memantau stok dan harga komoditas di setiap pasar secara nasional. Data tersebut juga dapat diintegrasikan dengan data produksi.
Sebelumnya, Enggar menga-takan pembuatan aplikasi dengan menggandeng Asosiasi E-commerce Indonesia (IdEA) dan perusahaan rintisan atau start-up untuk membangun ekosistem perdagangan daring di pasar rakyat.
Selain pasar daring, Presiden Joko Widodo juga menginstruksikan segera memperbaiki ekosistem luring bagi produk-produk dalam negeri yang dihasilkan pengrajin, petani, maupun nelayan, mulai dari perbaikan kemasan, pelabelan, hingga branding.
Oleh karena itu, perlu peningkatan nilai tambah dengan memerhatikan citra dan kemasan produk sehingga omzet penjualan para pedagang di pasar rakyat akan meningkat.
Ketiga hal tersebut, menurut Presiden Joko Widodo, yang menjadi kelemahan usaha mikro, kecil, dan menengah di Indonesia. Jika pasar rakyat sudah terhubung dengan ekosistem digital, kekuatannya akan sangat besar. ”Online itu suatu keniscayaan yang tidak bisa kita hindari. Pasar rakyat kalau tidak dikembangkan akan menjadi persoalan sosial bagi kita,” kata Enggar.
Sepanjang 2015-2018, Kementerian Perdagangan telah membangun dan merevitalisasi 4.211 pasar rakyat dan ada 1.037 pasar rakyat yang akan terus diselesaikan revitalisasinya pada tahun ini. (Antara)