Pensiunan PNS dan Sopir Meninggal Mendadak

SRAGEN—Dua warga ditemukan meninggal dunia di dua lokasi yang berbeda, Kamis (14/3) malam dan Jumat (15/3). Kasus pertama terjadi di Hotel Surya Sukowati Mungkung, Sragen, pada pukul 22.00 WIB. Sedangkan kasus kedua terjadi di rest area Jalan Tol Solo-Ngawi km 519A Masaran, Sragen. Keduanya diduga meninggal karena serangan jantung.
Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan, melalui Kapolsek Sidoharjo, AKP Agus Taruna, saat dihubungi Espos, Jumat siang, mengatakan polsek mendapat laporan adanya laki-laki meninggal di kamar VIP Hotel Surya Sukowati pada pukul 21.30 WIB. Laki-laki tersebut diketahui bernama Wagiyo, 61, seorang pensiunan PNS asal Dukuh Gringging, Desa Gringging, Kecamatan Sambungmacan, Sragen.
“Jenazah ditemukan di kamar dalam kondisi telentang dan telanjang. Berdasarkan laporan itu, kami langsung berkoordinasi dengan Tim Identifikasi Polres Sragen. Jenazah dibawa ke RSUD Sragen untuk pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan tim medis tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Saat pemeriksaan ada anggota keluarga yang menyaksikan. Dugaan sementara korban meninggal karena [serangan] jantung,” ujar Kapolsek.
Wagiyo masuk hotel pada Kamis pukul 10.00 WIB. Saat diperiksa tim medis pada pukul 22.00 WIB, diprediksi kematian Wagiyo terjadi sejak enam jam sebelum diperiksa. Wagiyo diketahui seorang pensiunan PNS di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sragen. Hal itu dibenarkan salah satu pejabat di Disdikbud Sragen, Prihartomo, saat takziah ke rumah duka.
Semenatar itu, Kapolsek Masaran, AKP Agus Jumadi, menyampaikan adanya temuan jenazah di rest area di tol Solo-Ngawi pada Jumat pukul 07.00 WIB. Korban yang juga sebagai sopir truk itu diketahui bernama Redi Damianus Malau, 50, warga Deli Serdang, Sumatra Utara.
“Peristiwa itu berawal saat korban berhenti di rest area pada Kamis pukul 22.30 WIB. Truk fuso berpelat nomor B 9456 WW diparkir di tempat itu. Korban bersama dua awak truk makan di warung. Seusai makan, korban menggelar karpet di dekat truk dan tidur. Sesaat kemudian, rekan kerjanya, Rokunton Sidabutar, meminta korban pindah tempat tidur di dalam truk, tetapi korban menolak dan tidur di taman rest area,” ujarnya.
Keesokan harinya sekitar pukul 06.00 WIB, rekan kerja lainnya, Redi sudah tidak bernapas. Kejadian itu dilaporkan ke petugas keamanan rest area tol tersebut dan kemudian diteruskan ke Polsek Masaran. “Hasil pemeriksaan jenazah, tim medis tidak menemukan tanda-tanda kekerasan,” tuturnya.(Tri Rahayu/JIBI)