Kebakaran Pertokoan di Nonongan Penyebab Masih Diselidiki

SOLO—Polisi memasang garis polisi di pertokoan di kawasan Nonongan yang terbakar pada Minggu (7/4) malam. Polisi segera melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mencari penyebab pasti kebakaran toko mainan itu.

Ichsan Kholif Rahman
redaksi@koransolo.co

Kapolsek Pasar Kliwon, AKP Ariakta, saat ditemui Koran Solo di sela-sela kegiatan Apel Pengaman Rapat Umum Terbuka, Senin (8/4), mengatakan ada dua toko yang terbakar yakni Mega Grosir dan Hokky Toys. Kronologi kebakaran itu berawal saat penjaga toko pergi dalam kondisi toko aman dan belum terjadi kebakaran pada Minggu sekitar pukul 20.30 WIB. ”Ketika kembali, penjaga toko melihat kobaran api di tangga lantai II menuju lantai III. Diduga penyebab terjadi korsleting di Toko Mega Grosir,” ujar Kapolsek.
Ia menambahkan warga sekitar dan penjaga toko segera melaporkan peristiwa itu ke Polsek Pasar Kliwon. Pada pukul 21.00 WIB, pemadam kebakaran datang ke TKP untuk memadamkan api. Mobil pemadam kebakaran yang dikerahkan tidak hanya dari Solo, namun juga dari Kabupaten Karanganyar dan Sukoharjo datang ikut datang membantu. Pada pukul 23.00 WIB, api dapat dipadamkan.
Ia menambahkan tidak ada korban jiwa akibat kejadian itu. Isu yang beredar menyebut bahwa ada korban luka dan meninggal itu tidak benar. ”Saat kebakaran tidak ada satu pun orang di dalam. Pemilik toko berada di Jakarta, dua toko itu satu pemilik tapi dikontrak oleh orang yang berbeda,” ujarnya.
Menurut Kapolsek, kebakaran tidak merembet ke toko lain, hanya dua toko. Toko yang terbakar berisi mainan anak-anak dan mayoritas berbahan plastik menyebabkan api cepat menyebar. Nilai kerugian material hingga kemarin belum dapat dihitung.
Ia menambahkan tepat di lantai atas pertokoan yang terbakar terdapat menara komunikasi yang pernah terbakar setahun lalu. Apakah kebarakan Minggu lalu ada kaitannya dengan menara komunikasi tersebut, polisi masih menyelidikinya. (JIBI)