DIDUGA MENYEBARKAN UJARAN KEBENCIAN TERHADAP JOKOWI Pemilik Badak Badak Jenar Terungkap

SRAGEN—Tim Satreskrim Polres Sragen berhasil mengungkap identitas pemilik akun Badak Badak Jenar yang diduga memuat ujaran kebencian dan menghina Presiden Joko Widodo. Pemilik akun tersebut sudah dimintai keterangan oleh polisi. Saat diperiksa pemilik akun itu mengaku akun Facebooknya dibajak orang dan tidak merasa mengunggah kata-kata dan gambar yang dimaksud.
Penjelasan itu disampaikan Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan, melalui Kasatreskrim, AKP Harno, saat ditemui wartawan di halaman Sekretariatan Daerah (Setda) Sragen, Rabu (10/4). Sebelumnya, tim pemenangan calon presiden (capres)-calon wakil presiden (cawapres) Joko Widodo-Ma’ruf Amin Kabupaten Sragen, Fathurrohman, melaporkan pemilik akun Facebook Badak Badak Jenar ke Mapolres Sragen pada Sabtu (23/3) lalu. “Kami menemukan postingan di akun tersebut pada Jumat [22/3]. Isi postingan itu diduga mengandung unsur ujaran kebencian dan penghinaan kepada Presiden Jokowi,” ujarnya Fathurrohman.
Harno lupa nama pemilik akun itu. Ia sempat membuka catatannya di ponsel androidnya tetapi belum menemukan nama identitas akun itu. Harno mengungkapkan pemilik akun itu dikenakan wajib lapor sejak dua pekan terakhir. “Pemilik akun ini kooperatif saat dipanggil polisi. Dari pengakuannya, ia tak pernah menulis isi yang seperti diadukan tim pemenangan Jokowi-Ma’ruf Maret lalu dengan alasan akun Facebooknya dibajak. Kami masih menelusuri kemungkinan akun itu benar-benar dibajak atau alasan belaka,” ujar Harno.
Harno mengaku masih proses pembuktian atas perkara itu. Bila sudah memiliki minimal dua alat bukti yang kuat, maka Harno memastikan akan menjerat pelaku dengan UU ITE. Dia mengimbau kepada masyarakat pengguna media sosial agar hati-hati dan bijak ketika mengunggah sesuatu. “Gunakan media sosial dengan bijak dan baik, jangan saling menghujat atau membenci! Itu etika yang kurang bagus,” katanya. (Tri Rahayu/JIBI)