Peningkatan Kesejahteraan Warga Klaten 165 Desa Belum Miliki BUM Desa

KLATEN—Sebanyak 165 desa di Klaten belum memiliki Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) hingga awal 2019. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Klaten mengharapkan desa-desa tersebut segera memiliki BUM Desa guna peningkatan Pendapatan Asli Desa (PA Desa).
Kepala Dispermasdes Klaten, Jaka Purwanto, mengatakan keberadaan BUM Desa memberikan kontribusi positif ke peningkatan kesejahteraan masyarakat desa. Melalui BUM Desa setiap desa dapat mengoptimalkan potensi desa, baik terkait pengembangan sumber daya alam (SDA) atau pun sumber daya manusia (SDM).
“Memang masih banyak yang belum. Kami mendorong agar desa yang belum memiliki BUM Desa ini segera membentuk. Kami juga siap diajak berdiskusi untuk menggali potensi desa yang ada. Secara umum, potensi utama di setiap desa di Klaten itu tak jauh-jauh dari bidang pertanian dan wisata. Potensi itu harus dimaksimalkan agar PA Desa meningkat dan kesejahteraan warga juga demikian,” katanya, kepada Koran Solo, Kamis (11/4).
Jaka Purwanto menyebutkan beberapa desa di Klaten sudah berhasil meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui BUM Desa. Dicontohkan di Ponggok (Polanharjo), Sidowayah (Polanharjo), Susuhan (Ngawen), Gunung Gajah (Bayat), Kemudo (Prambanan), Jimbung (Kalikotes), Jomboran (Klaten Tengah), Ngering (Jogonalan), dan lain sebagainya.
“Kebetulan saat ini, di beberapa desa akan dipimpin calon kepala desa (cakades) terpilih hasil pemilihan kepala desa (pilkades) serentak, Rabu (13/3). Kami berharap, BUM Desa yang sudah berdiri terus dikembangkan. Sedangkan desa yang belum membentuk BUM Desa segera membentuk. Kami juga berharap masing-masing BUM Desa yang ada di Klaten dapat saling berkolaborasi,” katanya.
Bupati Klaten, Sri Mulyani, mengakui belum seluruh desa di Klaten memiliki BUM Desa. Jumlah desa yang memiliki BUM Desa di Klaten mencapai 226 desa. Di sisi lain, jumlah desa di Klaten mencapai 391 desa.
“Saya menekankan ke setiap kepala desa (kades) yang desanya belum memiliki BUM Desa segera membentuk. Ini menjadi bagian dari pemberdayaan masyarakat desa. Ini juga dalam rangka menuju Klaten yang maju, mandiri, dan berdaya saing,” katanya. (Ponco Suseno)