Hari Coblosan Makin Dekat KPU Boyolali Jemput Surat Suara ke Jakarta

BOYOLALI—KPU Boyolali menjemput surat suara ke percetakan rekanan KPU di Jakarta untuk memenuhi kekurangan surat suara Pemilu 2019, Jumat (12/4).

Akhmad Ludiyanto
redaksi@koransolo.co

Ketua KPU Boyolali Ali Fahrudin mengakui hingga H-5 Pemilu, Boyolali masih kekurangan surat suara meskipun Ali tidak merinci jumlahnya. “Masih ada sedikit kekurangan surat suara untuk Boyolali. Kami sudah berkoordinasi dengan KPU melalui KPU Provinsi Jawa Tengah untuk pemenuhan kekurangan itu,” ujarnya saat ditemui di gudang logistik KPU di Jl. Perintis Kemerdekaan, Jumat.
Mengingat waktu yang sudah sangat mepet dengan hari pencoblosan yakni Rabu (17/4), pihaknya akan mengambil langsung ke percetakan, tanpa harus menunggu pengiriman. “Kami sudah dikasih contact person [CP] percetakan surat suara yang ditunjuk KPU untuk berkoordinasi langsung dengan mereka. Sehingga jika surat suara pengganti kekurangan yang diminta KPU Boyolali sudah selesai dicetak, kami akan langsung ke Jakarta [Jumat] sore atau malam,” imbuhnya.
Pihaknya sangat berharap permasalahan surat suara ini segara klir dan segera didistribusikan ke Pantitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk diteruskan ke Panita Pemungutan Suara (PPS) di tingkat desa. “Sehingga tanggal 16 April semuanya sudah terdistribusi tiap-tiap TPS [tempat pemungutan suara],” kata dia.
Sementara itu, proses pengiriman logistik untuk masing-masing wilayah di semua daerah pemilihan (dapil) terus berlangsung, meskipun masih ada kekurangan surat suara tersebut. “Pengiriman logistik ke PPK terus berlangsung. Terkait kekurangan suara yang kurang itu nanti disusulkan. Logistik untuk dapil 3 dan dapil 5 sudah selesai, dapil 5 diberangkatkan hari ini [Jumat], berikutnya dapil 1 dan 2 diharapkan Sabtu [13/4] sudah selesai.”
Mengenai kekurangan surat suara ini, anggota Bawaslu Rubiyanto mengatakan sudah memberikan masukan kepada KPU untuk segera mencari solusi, salah satunya penjemputan surat suara ke Jakarta.
“Kami kemarin [Kamis] sudah berkoordinasi dengan KPU mengenai kekurangan surat suara ini. Intinya, jangan sampai surat suara terlambat datang dan mengacaukan pemilu yang sudah sangat dekat waktunya. Kami juga memberi masukan agar dilakukan penjemputan,” ujarnya di Kantor Bawaslu Boyolali.
Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karanganyar, Triastuti Suryandari, mengatakan kekurangan surat suara untuk Karanganyar telah terpenuhi. Logistik pemilu kiriman dari KPU pusat tiba di Karanganyar Jumat dini hari.
”Kami melanjutkan sortir dan lipat untuk kekurangan surat suara yang baru datang Jumat dini hari. Langsung dikerjakan di Gedung PKPRI. Jumlah surat suara yang datang 28.183 lembar. Jadi sudah terpenuhi kekurangan surat suara,” ungkap dia. (Sri Sumi Handayani)