misteri MAYAT DALAM KARUNG Motif Pembunuhan karena Ekonomi

PANDEGLANG—Polisi berhasil mengungkap kasus penemuan dua mayat dalam karung yang ditemukan di pesisir Pandeglang, Banten.

redaksi@koransolo.co

Kapolres Pandeglang AKBP Indra Lutrianto Amstono mengungkapkan pembunuhan dua mayat dalam karung itu karena motif ekonomi. Pembunuhan dilakukan oleh enam pelaku secara terencana.
Indra mengatakan dua orang yang berperan sebagai pembuang telah ditangkap, masing-masih berinisial B dan S. Dari dua tersangka tersebut, diketahui bahwa pembunuhan dilakukan terencana kepada dua korban, yaitu Asep Hidayat, 46 warga Lebak dan SJP, 50, asal Kuningan.
”Kita tetapkan bahwa ini pembu-nuhan berencana. Dari awal pelaku sudah merencanakan,” kata Indra kepada wartawan di Pandeglang, Banten, Minggu (14/4).
Ia menjelaskan korban merupakan pemilik speedboat yang ada di wilayah Anyer. Empat pelaku yang saat ini masih diburu berencana mengusai speedboat milik korban untuk dijual.
”Korban menguasai kapal itu. Ada perebutan kepemilikan kapal sehingga timbul percekcokan hingga timbul pembunuhan,” katanya.
Speedboat korban digunakan pelaku untuk membuang jenazah di tengah laut.
”Kapal itu juga digunakan untuk membuang. Kapal tidak ada nama, namanya sudah dilepas,” ujarnya.
Dua pelaku yang sudah ditang-kap akan dijerat Pasal 340 KUHP. Keduanya terancam penjara se-umur hidup.
Sementara itu, Polres Pandeglang masih memburu empat pelaku lain dalam kasus ini. ”Masih ada empat orang lain yang masih kita buru,” Indra Lutrianto Minggu.
Polisi, menurutnya, sudah mengetahui identitas para pelaku. Ia mengungkap ada inisial T dan M. Sedangkan dua orang lagi masih dicari identitasnya.
”Ini kita simpulkan enam orang pelaku dan punya peran masing-masing. Dan kita perlu cari alat bukti lagi dan mengetahui peran yang saat ini masih kita kejar,” ungkapnya.
Untuk mengungkap kasus ini, Polres Pandeglang, menurutnya, dibantu oleh Direktorat Kriminal Umum Polda Banten. Ia berjanji, dalam waktu dekat para tersangka lain segera ditangkap. (Detik)