RESTO BARU Java Terrace Sulap Bangunan Tua Jadi Kafe Modern

SOLO—Java Terrace Kitchen & Bar yang menempati bangunan tua di kompleks Harris-Pop! Hotel Solo resmi dibuka, Senin (15/4). Restoran ini menggabungkan konsep klasik dan milenial.
Konsep klasik didukung bangunan tahun 1951 yang digunakan. Restoran ini menawarkan berbagai menu mulai dari western, Indonesia, hingga Turki. General Manager Java Terrace Kitchen & Bar, Brian Wicaksono, mengatakan restoran ini menawarkan konsep kuliner family pada sisi depan.
Bangunan sisi depan merupakan bangunan lama yang direnovasi sedemikian rupa. Sedangkan di sisi belakang ada ruang kontainer. ”Untuk ruang tengah kami kemas dengan konsep family, tapi untuk kontainer lebih ke konsep milenial. Di situ orang bisa minum kopi atau teh sambil mengobrol. Kemudian ada ruang live music di belakang,” terang dia kepada wartawan di sela-sela pembukaan Java Terrace Kitchen & Bar.
Java Terrace Kitchen & Bar menawarkan perpaduan menu tradisional dan modern. Ada menu appetizer, main course, hingga dessert. ”Untuk fusion food, makanan yang ditonjolkan ada Salmon lodeh. Lodeh yang kami tampilkan lodeh rumahan. Juga ada timlo. Jadi meski konsep resto tapi tidak meninggalkan kuliner Solo dan pranakan,” jelas Brian.
Meski manajemennya berbeda dengan manajemen Harris, kehadiran Java Terrace disambut positif oleh manajemen hotel. General Manager Harris Pop! Hotel Solo, Yudi Alamsyah, mengatakan keberadaan Java Terrace akan menjadi pilihan pengunjung hotel. ”Jadi ini justru menarik, akan jadi salah satu pilihan tamu kami. Bisa makan di hotel, bisa di Java Terrace,” kata dia. Ke depan hotel dan resto itu akan terus bersinergi. (Bayu Jatmiko Adi)