Jelang Ramadan, Harga Cabai Naik Rp8.000/Kg

KARANGANYAR—Dua pekan menjelang Ramadan harga komoditas sayur mengalami kenaikan, seperti harga cabai rawit merah, cabai keriting. Selain itu harga daging ayam juga naik.
Harga bawang merah dan bawang putih masih bertahan sejak mengalami kenaikan pada awal bulan ini. Salah satu pedagang sayur di Pasar Palur, Rumini, 58, mengatakan harga cabai mengalami kenaikan sejak satu pekan terakhir. Dia menjelaskan, kemarin siang menjual cabai rawit merah Rp25.000 per kilogram. Sedangkan pada pekan lalu Rp18.000 per kilogram. Harga cabai keriting merah juga mengalami kenaikan Rp8.000 per kilogram dan cabai keriting hijau naik Rp6.000 per kilogram. Dia menjual cabai merah keriting Rp28.000 per kilogram dan cabai keriting hijau Rp18.000 per kilogram.
“Saya enggak tahu kenapa harga cabai naik. Naiknya bertahap. Dari pemasok sudah naik, kami juga naikkan harga jual supaya enggak rugi. Efeknya, konsumen biasa mengurangi jumlah belanja mereka. Kalau yang konsumen yang akan punya hajat. Mau engga mau beli dengan harga segitu,” katanya kepada Koran Solo, Senin (22/4).
Rumini menjelaskan, harga komoditas sayuran lainnya stabil dibandingkan dengan harga pekan lalu. Dia mengaku, harga bawang putih dan bawang merah masih sama. Dia menjual bawang putih Rp50.000 per kilogram dan bawang merah Rp.40.000 per kilogram.
Senada dengan Rumini, salah satu pedagang sayuran di Pasar Nglano, Luluk, 48, menjual cabai rawit merah Rp28.000 per kilogram. Pekan lalu dia menjual Rp18.000 per kilogram. Sedangkan cabai keriting hijau dijual dengan harga Rp8.000 per kilogram pada pekan sebelumnya. Pekan ini dia menjual Rp13.000 per kilogram.
“Harga naik tetapi yang beli juga bertambah. Mungkin kemarin banyak pedagang sayur yang libur karena coblosan. Pada belinya ke sini. Sampai sekarang masih banyak pembeli,” katanya kepada Koran Solo.
Kenaikan harga juga terjadi pada komoditas daging ayam potong. Harga daging ayam naik sejak pekan lalu. Berdasarkan pantauan Koran Solo, harga ayam mengalami kenaikan Rp2.000 per kilogram.
Salah satu pedagang ayam potong di Pasar Palur, Hani, 40, menjelaskan, kenaikan bertahap sejak satu pekan terakhir. Dia menjelaskan menjual daging ayam Rp30.000 per kilogram pada pekan lalu, dan menjual Rp32.000 per kilogram pada pekan ini.
“Harga naik tetapi permintaan masih stabil. Biasanya menjelang Ramadan harga ayam potong naik. Pada awal puasa justru sepi pembeli karena warung makan banyak yang tutup,” katanya kepada Koran Solo.
Pedagang ayam potong lainnya, Suparti, 55, mengatakan, harga ayam potong masih sama seperti pekan lalu. Dia menjual ayam potong dengan harga Rp30.000 per kilogram. Setiap hari dia bisa menjual 50 ekor ayam hingga 60 ekor ayam per hari.
“Harga masih sama dan permintaan stabil. Awal bulan hingga pertengahan bulan biasanya harga ayam potong naik. Harga nanti turun ketika akhir bulan,” katanya kepada Koran Solo. (Wahyu Prakoso)