Jl. R.M. Said Jadi Searah Selama Sebulan

ICHSAN KHOLIF

SOLO—Lalu lintas di Jl. R.M. Said, Solo, dibuat menjadi satu arah selama satu bulan ke depan mulai Jumat (14/6) pagi. Arus lalu lintas hanya berlaku ke arah barat karena proyek perbaikan drainase.
Arus lalu lintas ke arah timur diarahkan melalui ruas Jl. M.T. Haryono ke arah Jl. Setia Budi lalu masuk di jalan lingkungan Sambeng apabila hendak ke arah Pasar Nongko. Penutupan jalan untuk menjadikan searah dilakukan dari Simpang Rahayu atau Pemuda hingga simpang tiga Sambeng karena perbaikan drainase hanya ada di sisi utara jalan.
”Manajemen rekayasa lalu lintas ini [pemberlakuan lalu lintas searah] adalah yang terbaik agar proyek perbaikan drainase dan lalu lintas dapat berlangsung bersama-sama,” kata Kepala Seksi Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Solo, Mudo Prayitno, saat ditemui Koran Solo di Jl. R.M. Said, Jumat.
Berdasarkan koordinasi antara Dinas Perhubungan Kota Solo dengan pelaksana proyek, pemberlakuan lalu lintas searah hanya ke arah barat itu akan berlaku satu bulan.
Bersambung ke Hal. 6 Kol. 4
Pelaku usaha di ruas jalan itu tidak perlu khawatir karena semu tempat usaha di sebelah utara jalan tetap diberi akses. Kepadatan lalu lintas diperkirakan terjadi di Simpang Pemuda.
Saat ini Dinas Perhubungan Kota Solo telah mengatur ulang lampu alat pemberi isyarat lalu lintas di persimpangan itu. Saat ini Dinas Perhubungan Kota Solo sedang menyiapkan manajemen rekayasa lalu lintas yang akan diberlakukan setelah proyek perbikan drainase selesai, yakni membelah ruas jalan di Simpang Pemuda.
Tidak menutup kemungkinan lalu lintas di Jl. R.M. Said sangat padat pada waktu sibuk. Masyarakat diminta bersabar dan mencari rute alternatif. Mudo berharap pengguna jalan selalu berhati-hati saat melintas di kawasan itu.
Salah seorang warga Kecamatan Pasar Kliwon, Mega Nanda, belum tahu rekayasa lalu lintas yang mulai berlak pada Jumat kemarin. Ia bekerja di kawasan Kampung Sambeng dan telah menyiapkan rute alternatif agar tidak terjebak kemacetan.
Berdasarkan pantauan Koran Solo, perbaikan drainase dimulai dari sebelah barat simpang tiga Sambeng. Beberapa truk pada Jumat menurunkan material untuk perbaikan sistem drainase di kawasan itu. Beberapa sepeda motor masih mengarah ke arah timur dengan melawan arus lalu lintas.
Petugas Dinas Perhubungan Kota Solo meminta pengendara sepeda motor itu untuk berputar balik. Di simpang Pemuda, barikade telah dipasang, kendaraan yang mengarah ke timur wajib lurus ke arah utara.
Di jalan lingkungan Sambeng lebih ramai daripada biasanya karena menjadi rute alternatif. Ruas jalan kampung di sepanjang Jl. R.M. Said dipasangi barikade agar pengguna jalan berhati-hati saat masuk ke ruas Jl. R.M. Said. (JIBI)