HARGA TIKET PESAWAT TURUN lagi Kini Solo–Jakarta Jadi Rp470.000-an

FARIDA TRISNANINGTYAS

SOLO—Maskapai berbiaya murah atau low cost carrier(LCC) mengklaim sudah menurunkan harga tiket hingga 50% tarif batas atas (TBA) pada Kamis (11/7). Berdasarkan pantauan Koran Solo, tiket Solo–Jakarta kini dijual mulai Rp474.000 dari tarif sebelumnya yang mencapai Rp800.000.
Tarif murah ini hanya berlaku pada hari Selasa, Kamis, dan Sabtu untuk jadwal keberangkatan 10.00-14.00 waktu setempat. Penurunan harga tiket pesawat ini pun menjadi angin segar bagi para pelaku biro wisata.
Station Manager Citilink Bandara Adi Soemarmo, Rudi, mengatakan harga tiket Citilink rute Solo–Jakarta pergi pulang turun mulai Kamis pada waktu sesuai ketentuan pemerintah. Dia berharap harga tiket pesawat terbang yang semakin bersahabat ini mendongkrak jumlah penumpang yang sempat lesu beberapa waktu terakhir.
“Tiket sudah turun, cuma kami tidak tahu sampai kapan. Kami berharap seperti ini agar penumpangnya tambah ramai. Kalau harga tinggi, orang pun enggan beli tiket,” ujarnya kepada Koran Solo, Kamis (11/7).
Rudi memaparkan load factor penerbangan anak perusahaan Garuda Indonesia ini pada Juli berkisar 70%-80%.
Bersambung ke Hal. 6 Kol. 4
Menurut dia, tingkat keterisian pesawat terbantu dengan adanya masa liburan sekolah. Tren penerbangan di Solo, penumpang ramai pada akhir pekan.
Dari pantauan Koran Solo melalui online travel agent (OTA), Kamis, harga tiket Citilink untuk rute Solo–Jakarta baik kedatangan di Bandara Soekarno Hatta maupun Bandara Halim Perdana Kusuma termurah adalah Rp474.815. Harga ini bisa dipesan untuk penerbangan setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu selama Juli 2019. Sedangkan tiket termahal mencapai Rp902.000.
Akan tetapi, penerbangan Citilink Solo–Jakarta untuk Agustus 2019 terpantau sama seperti sebelum penerapan tarif murah, yakni Rp894.300. Begitu pula untuk terbang September 2019, harga tiket berkisar Rp894.300 hingga Rp902.000. Dalam sehari Citilink melayani rute Solo–Jakarta lima kali.
Maskapai berbiaya murah yang melayani rute Solo lainnya adalah Lion Air dan AirAsia. Untuk harga tiket Lion Air rute Solo–Jakarta pada Selasa (23/7) mulai Rp543.400 hingga Rp749.100. Sementara untuk rute Solo–Denpasar terpantau Rp591.000 pada Kamis (25/7) dan Selasa (30/7). Selain tanggal tersebut, harga tiket SOC–DPS ini mencapai Rp806.000.
Untuk maskapai AirAsia rute Solo–Denpasar harga terendah pada 29–31 Juli 2019 adalah Rp376.000. Maskapai LCC asal Malaysia ini juga mematok harga cukup terjangkau untuk SOC–DPS, yakni Rp470.000 pada 22 Juli 2019 dan Rp404.000 pada 23 Juli 2019.
Sebelumnya, Station Manager Lion Air Bandara Adi Soemarmo, Aditya Yudha, mengatakan manajemen resmi menurunkan harga tiket sejak awal Juli, khususnya untuk rute Solo-Jakarta. “Penurunan harga tiket untuk semua jadwal penerbangan Lion Air. Ada empat flights untuk rute Solo-Jakarta setiap hari,” tutur dia, beberapa waktu lalu.
Penerapan perdana tarif murah maskapai LCC belum berdampak terhadap jumlah penumpang pesawat. Pemilik biro perjalanan Batari Tour and Travel, Mirza Ananda, mengaku customer belum banyak yang mengetahui harga tiket pesawat untuk LCC benar-benar turun. Alhasil, konsumennya masih banyak yang pesan tiket maskapai full service seperti Garuda Indonesia.
“Masih belum banyak yang pesen ke saya maskapai LCC. Mereka mikirnya masih mahal, banyak yang enggak tahu, takut di PHP,” tuturnya.
Mirza memantau penurunan harga tiket untuk maskapai LCC terjadi hanya pada hari-hari tertentu. Dia mengapresiasi upaya pemerintah maupun pihak maskapai yang mau menurunkan harga tiket agar terjangkau masyarakat luas. “Lumayan kalau ada opsi penerbangan murah seperti ini. Meskipun begitu, masih ada kekhawatiran nanti jangan-jangan tiket murah cuma sebentar,” imbuh dia.
Pemilik Zas Holiday, Dyah Ratna Heryati, juga memantau penjualan tiket khususnya untuk maskapai LCC setelah diturunkannya harga. Dia berharap kebijakan ini membawa dampak positif baik pada penjualan tiket maupun permintaan tur domestik serta internasional.
“Namun, sampai saat ini kami masih belum bisa melihat bagaimana dampak signifikannya untuk kebijakan ini. Sejauh ini yang kami lakukan adalah gencar memberikan informasi tersebut kepada pelanggan kami agar dapat memanfaatkan kebijaksanaan penurunan harga tiket LCC. Kami juga berharap untuk kebijakan ini tidak berlaku sementara, tetapi dalam waktu yang lama,” jelas dia.
Sementara itu, secara nasional penerapan tarif murah maskapai LCC ini belum maksimal. Berdasarkan penelusuran Bisnis Indonesia, Kamis, masih ada beberapa rute yang dijual dengan harga lebih dari 50% TBA. Sesuai hasil rapat koordinasi di Kemenko Perekonomian, tarif murah dilaksanakan setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu untuk keberangkatan 10.00-14.00 waktu setempat. Jatahnya hanya untuk 30% dari total kapasitas penumpang per pesawat.
Penerbangan murah Citilink diterapkan untuk 62 flight per hari dengan total 3.348 seat, sedangkan Lion Air mencakup 146 flight per hari untuk 8.278 seat. Sebelum penerapan tarif murah LCC, harga tiket sekitar 85% dari TBA. (Rio Sandy/JIBI)