Gudang Terbakar, Kayu 7 Meter Kubik Hangus

SRAGEN–Gudang kayu bahan mebel di Dukuh Banaran, Desa Banaran RT 009A, Kalijambe, Sragen, terbakar pada Kamis (11/7) pukul 20.00 WIB. Musibah di gudang milik H. Suprapto, 59, warga Banaran RT 010 tersebut tak mengakibatkan korban jiwa tetapi kerugian diperkirakan mencapai Rp203 juta.
Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kasubbag Humas Polres Sragen AKP Agus Jumadi yang mendapat laporan dari Kapolsek Kalijambe Iptu Aji Wiyono kepada wartawan mengatakan peristiwa nahas itu terjadi saat Sahri, 40, dan Sukadi, 45, yang keduanya warga Sumberejo, Tegalombo, Kalijambe, Sragen, memperbaiki atap gudang dengan menggunakan las listrik. ”Pada saat itu percikan api dari las listrik mengenai tumpukan kayu di bawahnya. Setelah beberapa waktu muncul titik api yang memicu kebakaran,” ujar Agus, Jumat (12/7) pagi,.
Agus menyampaikan api kebakaran padam dipadamkan Tim Pemadam Kabakaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sragen dan Tim reaksi cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen pada pukul 21.00 WIB. Dari laporan polisi kerugian hanya Rp30 juta.
Sementara itu Kepala Pelaksana BPBD Sragen Sugeng Priyono menyampaikan api kali pertama diketahui penjaga gudang, Ridi, yang melihat kepulan asap dari pojok bangunan gudang produksi mebel tersebut. Sugeng menerangkan api baru padam pada pukul 21.35 WIB. Kerugian material yang dialami, kata dia, sebanyak tujuh meter kubik kayu jati yang harganya Rp29 juta per satu meter kubik sehingga total kerugian diperkirakan mencapai Rp203 juta.
”Jarak tempuh ke lokasi cukup jauh dari Sragen Kota. Penanganan berjalan lancar dengan melibatkan 42 personel dari unsur BPBD, pemadam kabakaran Satpol PP, Polri, TNI, MDMC, PMI, PAC 119, perangkat desa setempat, dan SAR Wong Salam,” ujarnya. (Tri Rahayu)