Warga Tulungagung Meninggal Mendadak di SPBU

KARANGANYAR—Seorang pria meninggal dunia di Teras Mushola SPBU 4457702, Dusun Dawung, Desa Kemiri, Kecamatan Kebakkramat, Karanganyar, Senin (11/7). Jenazah bernama Achmad Noor Cholis, 58, Dukuh Bancaan RT 003 RW 003, Desa Mojosari, Kecamatan Kauman, Tulungagung.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Koran Solo. Korban mengendarai sepeda motor berpelat nomor AG 6774 RCK sedang mengisi BBM di SPBU pukul 10.30 WIB. Setelah mengisi BBM, korban memarkirkan sepeda motor di area parkir SPBU lalu menuju teras musala dan duduk menghadap selatan berdekatan dengan karyawan SPBU, Karsono, 36.
Karsono sempat bertanya tujuan perjalanan kepada korban. Lalu Achmad menjawab sedang dalam perjalanan menuju Solo ke tempat anaknya. Tidak berselang lama Achmad menuju toilet lalu duduk di tempat semula.
Karsono bertanya kembali asal kota kepada Achmad. Lalu korban menjawab berasal dari Tulungangung. Kemudian Karsono melanjutkan menyiram tanaman di barat musala. Sekitar 20 menit menyiram tanaman, Karsono melihat Achmad dalam posisi terlentang membujur ke utara dan napasnya tersengal-sengal serta mengeluarkan busa dari hidung dan mulut.
Achmad lalu melaporkan kejadian tersebut kepada karyawan lainnya, Kusuma Astuti, 31, yang berada di kantor SPBU. Mereka kembali medekati korban yang masih tergeletak dan tersengal-sengal. Lalu Kusuma Astuti menghubungi Rumah Sakit Indosehat dan Polsek Kebakkramat pukul 11.30 WIB.
Kapolsek Kebakkramat, AKP Sutami, mewakili Kapolres Karanganyar, AKBP Gatot Catur Efendi, menjelaskan Achmad meninggal di SPBU. Sesuai hasil Pemeriksaan tim Dokter dari Puskesmas Kebakkramat 1, penyebab kematian diduga kelelahan dan mengalami serangan jantung.
“Tidak ada tanda-tanda penganiayaan. Kejadian tersebut murni akibat serangan jantung. Pembuluh darah korban pecah. Jenazah kami bawa ke RSUD Kabupaten Karanganyar,” katanya kepada Koran Solo. (Wahyu Prakoso)