JELANG PILKADA SUKOHARJO Kursi Deklarasi Dukung Nurjayanto-Wawan Pribadi

BONY EKO WICAKSONO

SUKOHARJO–Komunitas Rakyat Sukoharjo Independen (Kursi) mendeklarasikan dukungan untuk kandidat bupati dan wakil bupati Nurjayanto-Wawan Pribadi.
Kursi akan mendukung pasangan Nurjayanto-Wawan Pribadi dalam pemilihan bupati Sukoharjo pada 2020. Nurjayanto dan Wawan Pribadi merupakan anggota DPRD Kabupaten Sukoharjo dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Bersambung ke Hal. 6 Kol. 4
Kursi adalah komunitas lintas golongan. Orang-orang yang terbagung di dalamnya berasal dari berbagai latar belakang pekerjaan seperti kontraktor, pengusaha, hingga pedagang pasar.
Mereka  ingin proses pemilihan kepala daerah di Kabupaten Sukoharjo berjalan sesuai aspirasi dan keinginan masyarakat bawah atau kalangan akar rumput masyarakat Kabupaten Sukoharjo.
Deklarasi dukungan terhadap pasangan Nurjayanto-Wawan Pribadi sebagai kandidat bupati dan kandidat wakil bupati dilakukan pada Sabtu (20/7) malam.
Seorang pembina Kursi, Bambang Wahyudi, mengatakan dukungan itu berdasarkan kondisi riil politik di Kabupaten Sukoharjo yang masih didominasi oleh PDIP. Duet Nurjayanto dan Wawan Pribadi dianggap paling cocok dan memiliki peluang besar memenangi pemilihan bupati Sukoharjo pada 2020.
”Politik di Sukoharjo masih seperti ini [didominasi PDIP]. Nurjayanto dan Wawan Pribadi sama-sama memiliki basis massa yang kuat,” kata dia saat berbincang dengan Koran Solo, Minggu (21/7).
Saat ini Nurjayanto menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Sukoharjo dan Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kabupaten Sukoharjo. Dia merupakan anggota DPRD Kabupaten Sukoharjo periode 2004-2009, 2009-2014, dan 2014-2019.
Pada pemilihan umum 2019 lalu Nurjayanto termasuk calon anggota legislatif peraih suara terbanyak di Sukoharjo. Dia meraih 10.988 suara di daerah pemilihan 1 Sukoharjo yang meliputi Kecamatan Sukoharjo, Kecamatan Nguter, dan Kecamatan Bendosari.
”Ada beberapa kandidat bupati dan wakil bupati lainnya di PDIP namun Nurjayanto dan Wawan Pribadi adalah figur yang saling melengkapi. Mereka juga sama-sama wakil rakyat,” kata Bambang.
Wawan Pribadi menjabat sebagai Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukoharjo dan Bendahara DPC PDIP Kabupaten Sukoharjo. Wawan terpilih lagi pada pemilihan umum 2019 di daerah pemilihan 3 Sukoharjo yang meliputi Kecamatan Gatak, Kecamatan Kartasura, dan Kecamatan Baki.
Kursi tak menutup kemungkinan mengalihkan dukungan itu kepada pasangan kandidat bupati dan wakil bupati yang lain, tergantung konstelasi politik menjelang pemilihan bupati Sukoharjo.
”Saya kira jalur independen cukup berat untuk melawan mesin partai politik. Mungkin bisa memenuhi syarat pencalonan maju sebagai kandidat bupati dan kandidat wakil bupati, namun peluangnya sangat tipis untuk memenangi pemilihan kepala daerah,” kata Bambang.
Salah seorang anggota Kursi, Hutomo, mengatakan komunitas masyarakat tersebut akan memantau proses dan semua tahapan pelaksanaan pemilihan kepala daerah Kabupaten Sukoharjo mulai dari awal hingga akhir.
Masyarakat berhak mengetahui bursa kandidat bupati dan kandidat wakil bupati yang meramaikan pemilihan kepala daerah. Mereka juga harus memahami visi dan misi serta program kerja kandidat bupati dan kandidat wakil bupati setelah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sukoharjo. (JIBI)