Kamis, Hotelier Perempuan Sunan Wajib Berkebaya

SOLO—The Sunan Hotel Solo meluncurkan Sunan Berkebaya untuk menyambut peringatan ke-74 Hari Kemerdekaan Indonesia. Program ini berupa pemakaian kebaya untuk semua hotelier perempuan The Sunan Hotel Solo setiap Kamis.
General Manager The Sunan Hotel Solo, Retno Wulandari, mengatakan Sunan ingin menjadi hotel yang punya kontribusi terhadap masyarakat Kota Solo. “Sesuai dengan tagline Solo Ya Sunan diharapkan semua rasa Solo ada di hotel kami. Keramahan pelayanan, rasa makanan, dan rasa berbusana Kota Solo ada di Sunan, yakni dengan berkebaya. Kebaya merupakan identitas Solo yang harus dilestarikan,” ujar dia kepada wartawan di sela-sela peluncuran program itu, Kamis (8/8).
Sejumlah tokoh perempuan hadir dalam acara ini seperti Waljinah (maestro keroncong), Nuning Darmono ( penyanyi keroncong), Sruti Respati (Seniwati), Niken Satyawati (aktivis perempuan), dan Elizabeth Sudira (penyanyi Rindu Solo). The Sunan juga meluncurkan Indonesian Heritage Food yang menawarkan beraneka macam masakan khas Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Jamuan makan malam ini disajikan secara prasmanan dengan harga Rp150.000. (rid)