Solo Banjir Biro Umrah

BAYU JATMIKO ADI

SOLO—Bisnis perjalanan umrah di Solo kian menjamur. Setiap tahun setidaknya ada tiga biro umrah baru yang mem­buka kantor pusat maupun kan­tor cabang di Solo.
Berdasarkan pantauan Koran Solo, sejak 2018 ada beberapa biro umrah dari luar Solo yang melebarkan sayap bisnis dengan membuka kantor cabang di Solo. Tepat setahun lalu, pada 12 Agustus 2018, Elteyba Tour yang berpusat di Jakarta, membuka cabang di Solo. Selain itu, PT Dago Wisata Internasional yang berpusat di Jawa Barat juga membuka kantor cabang di Solo.
Biro umrah lain yang berpusat di luar daerah dan tertarik un­tuk membuka pasar di So­loraya ada­lah Intanaya Haji dan Umrah.
Direktur Utama Intanaya Haji dan Umrah, Intan Puspitasari, saat ditemui Koran Solo di The Alana Hotel di Colomadu, Karanganyar, belum lama ini, mengatakan biro umrah yang berpusat di Surabaya tersebut mulai masuk Solo pada Agustus 2018.
Hampir semua dari biro per­ja­lan­an umrah tersebut terta­rik masuk ke Soloraya karena meni­lai po­tensi bisnis perjalanan um­rah di kawasan ini yang besar. Se­lain banyaknya peminat umrah, fa­silitas penerbangan langsung dari Bandara Adi Soemarmo Solo menuju Tanah Suci juga men­jadi alasan mereka menyasar pasar Solo.
Yang terbaru, Al Habsa Travel Umrah & Tour membuka kantor cabang di Sangkrah, Pasar Kli­won, Solo, Jumat (9/8). Per­usahaan ini berkantor pusat di Sukoharjo. Direktur Utama PT Alhabsa Mabruro Tour, Ina Habsa, mengakui tingginya potensi umrah di wilayah Solo dan sekitarnya. ”Solo luar biasa untuk umrah. Banyak biro umrah di Solo dan sekitarnya,” ujar dia, Jumat.
Ina mengatakan pembukaan kantor cabang di Sangkrah untuk memudahkan masyarakat yang ingin mengakses layanan Al Hab­sa Travel Umrah & Tour. Selama ti­ga tahun terakhir, PT Alhabsa Mabruro Tour memberangkatkan peserta umrah melalui Jakarta, tidak lewat Solo.
Dengan banyaknya maskapai yang kini membuka penerbangan langsung dari Solo menuju Ma­dinah maupun Jeddah, Ina tertarik untuk memanfaatkannya. ”Kami tertarik dengan pener­bang­an langsung dari Solo. Pernah ditawari Citilink tapi ter­nyata berangkat melalui Se­marang. Ada Batik Air dari So­lo, tapi sa­ya belum up date informasi,” kata dia.
Ketua Persaudaraan Pengusaha Travel Umroh dan Haji Indonesia (Perpuhi) Solo, Her Suprabu, mengatakan pasar umrah di So­lo makin baik. Perkembangan positif itu bisa dilihat pada peserta umrah, jumlah biro umrah, dan jumlah maskapai yang melayani penerbangan ke Tanah Suci yang terus bertambah.
Saat ini jumlah biro umrah yang terdaftar sebagai anggota Perpuhi adalah 45 biro. Jumlah itu terus meningkat setiap ta­hun. Dalam tiga tahun terakhir, dia menyebut jumlah biro um­­rah bertambah sekitar 10 biro. Namun, ada juga biro yang ke­luar dari keanggotaan. ”Anggota bukan hanya dari So­loraya. Ada anggota yang dari Madiun, Jog­ja, Surabaya, Se­marang, dan sebagainya. Saat ini di beberapa daerah juga terbentuk asosiasi, kemudian me­reka ada yang ber­gabung dengan asosiasi di wilayahnya,” terang dia.
Terkait terus bertambahnya biro umrah di Solo, Her tidak mempermasalahkannya. Menurut dia, hal itu justru akan semakin memudahkan masyarakat. (JIBI)