Ulah Nyentrik Anggota DPRD Legislator Sleman Naik Traktor, Legislator Solo Ngonthel

SLEMAN—Tidak seperti anggota DPRD lainnya yang mengendarai mobil saat datang ke acara pelantikan DPRD Sleman. Wawan Prasetya, legislator dari PKB datang ke pelantikan DPRD Sleman, Senin (12/8), dengan naik traktor.
Wawan Prasetya merupakan caleg petahana dari Dapil 1, yakni Kecamatan Tempel, Turi, dan Sleman. Pada pemilu lalu, ia meraih 9.567 suara. Ia datang ke Pendapa Parasamya yang merupakan tempat pelantikan sekitar pukul 09.30 WIB. Ia mengaku datang ke pelantikan menggunakan traktor sebagai simbol untuk memperjuangkan nasib petani.
”Ini merupakan wujud memperjuangkan wong cilik. Traktor ini sering digunakan petani untuk membajak sawahnya,”kata Wawan, Senin (12/8).
Menurutnya, petani sering tidak bisa panen, khususnya di daerah Sleman barat, karena serangan hama tikus. Hal itu dikarenakan anggaran untuk basmi tikus di Kabupaten Sleman masih sangat minim.
”Dewan tidak boleh kalah dengan hama tikus. Nanti saya akan memperjuangkan anggaran pemberantas hama tikus ditingkatkan. Supaya petani tidak menderita lagi dan kesejahteraan meningkat,” ujar dia.
Sementara itu, sebanyak 45 anggota DPRD Solo periode 2019-2024 akan diambil sumpah janjinya atau dilantik pada Rabu (14/8). Sebelum dilakukan pelantikan legislator periode mendatang, terlebih dulu dilakukan pemberhentian 45 legislator 2014-2019.
Pelantikan akan dilakukan oleh ketua Pengadilan Negeri (PN) Solo. Sekretaris DPRD Solo, Puguh Priyadi kepada Koran Solo, Senin (12/8) mengaku sudah berkoordinasi dengan PN Solo terkait agenda pelantikan 45 legislator di Karangasem.
Terkait pelantikan tersebut caleg terpilih Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Antonius Yogo Prabowo, telah menyiapkan rencana unik. Dia berencana ngonthel bersama para sukarelawan dari rumahnya menuju Gedung DPRD.
Diperkirakan butuh waktu 40 menit bagi Yogo dan kawan-kawan untuk mencapai Gedung DPRD Solo dari rumahnya di Debegan RT 002/RW 003 Mojosongo, Jebres. Dalam perjalanan dia berencana membagikan mawar kepada warga.
“Sejauh ini ada 20-an sepeda onthel dan satu becak yang akan bersama saya. Nanti di beberapa lokasi kami membagikan mawar,” tutur dia. (Kurniawan/Yogi Anugrah/Harian Jogja/JIBI)