IGS Dimulai, Diskon 74% Dinanti

Espos/M. Ferri Setiawan
Grand opening igs: Kepala Dinas Pariwisata Kota Solo, Hasta Gunawan (tengah), ber­sama Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DPD Jawa Tengah, Ani Suyatni (keempat dari kiri), da­lam Grand Opening Indonesia Great Sale (IGS) di Solo Grand Mall (SGM), Rabu (14/8) malam.

SOLO—Indonesia Great Sale (IGS) dimulai. IGS diharapkan mampu meningkatkan penjualan dan jumlah pengunjung di pusat perbelanjaan di Indonesia.

BAYU JATMIKO ADI
redaksi@koransolo.co

Secara nasional, IGS melibatkan 321 mal yang melibatkan 32.000 tenant. Ajang untuk menyambut Ha­ri Ulang Tahun ke-74 Kemerdekaan RI itu digelar serentak mulai Rabu (14/8) sampai Minggu (25/8) mendatang.
Di Jawa Tengah, IGS dibuka dengan meriah di Solo Grand Mall (SGM), Rabu malam. IGS digelar atas kerja sama Aso­sia­si Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) bersama Asosiasi Pengusaha Ritel In­donesia (Aprindo).
Ketua APPBI DPD Jateng, Ani Suyatni, mengatakan melalui kegiatan tersebut diharapkan bisa membantu para tenant di pusat perbelanjaan untuk meningkatkan penjualan. ”Ka­mi berharap agar pengunjung mal bisa berbelanja dengan harga kompetitif. Ada diskon hingga 74%,” kata dia kepada wartawan, Rabu.
Terkait peningkatan pen­jualan, dia berharap IGS bisa meningkatkan penjualan di tenant-tenant peserta IGS hingga 20%. ”Ini kegiatan yang pertama kalinya, kami targetkan 20%. Se­lanjutnya semoga bisa terus meningkat,” kata dia. Namun untuk jumlah kunjungan di pusat perbelanjaan peserta IGS, ditargetkan bisa lebih dari 50%.
Di Jateng, IGS akan berlangsung di 15 mal seperti di Semarang, Solo, Kudus, Magelang, dan Tegal. Dalam acara pembukaan IGS tersebut, selain dihadiri oleh pengurus APPBI, Ketua Kadin Solo, Kepala Dinas Perdagangan dan Kepala Dinas Pariwisata Solo, juga dihadiri oleh perwakilan dari pusat perbelanjaan peserta IGS di wilayah Jateng.
Ketua Kadin Solo, Gareng S. Haryanto, mengapresiasi pelaksanaan IGS. Dia berharap ke depan acara tersebut bisa digelar secara rutin. ”Semoga berlangsung lancar dan bermanfaat bagi masyarakat,” kata dia.
Ketua APPBI Solo, Veronica Lahji, sebelumnya mengatakan IGS hampir sama dengan Solo Great Sale (SGS) di mana akan ada promo di setiap tenant peserta. Hanya untuk IGS lebih dikhususkan di pusat perbelanjaan modern atau ritel. ”Ini merupakan program diskon massal di seluruh mal di Indonesia,” kata dia.
Menteri Perdagangan, Eng­gartiasto Lukita, meluncurkan IGS secara nasional di Tangcity Mall, Tangerang, Banten, Rabu. Ketua Aprindo, Roy Mandey, mengatakan pertumbuhan bisnis ritel di Indonesia berkembang baik dan terus mengalami kenaikan. Dia berharap IGS mam­pu meningkatkan jumlah pengunjung dan nilai transaksi di seluruh pusat perbelanjaan di Indonesia hingga 20%.
“Indonesia Great Sale diharapkan menjadi jembatan yang dapat memberikan keuntungan lebih bagi pengusaha kecil dan menengah daerah untuk mempromosikan produk khas daerahnya di berbagai pusat perbelanjaan,” harap Roy.
Di wilayah Soloraya, IGS akan digelar di delapan pusat perbelanjaan yaitu Solo Grand Mall (SGM), Solo Paragon Mall, Solo Square, Beteng Trade Center (BTC), Pusat Grosir Solo (PGS), Hartono Mall, The Park Mall dan Palur Plasa. ”Diskon tiap tenant up to 74 %. Selain itu masing-masing mal atau pusat perbelanjaan yang terlibat akan memberikan promo sendiri-sendiri,” terang dia. (Detik/Antaranews.com/JIBI)