Sigi Banjir Bandang, Belasan Rumah Hanyut

SIGI—Belasan rumah warga di Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, hanyut terseret banjir bandang yang terjadi pada Rabu (14/8).
Salah satu korban yang rumahnya hanyut, Anwar, warga Desa Namo, Kecamatan Kulawi, membenarkan adanya banjir tersebut. Ia mengatakan banjir terjadi sekitar pukul 18.00 Wita menyusul hujan deras yang mengguyur wilayah Kulawi sepan­jang hari Rabu.
”Kami tidak menyangka akan da­­tang banjir bandang dan menghanyut­kan belasan rumah di tiga dusun di Desa Namo,” kata dia.
Anwar mengaku rumah beserta perabotan miliknya semuanya tersapu banjir. Warga yang kehilangan rumah untuk sementara ditampung di rumah tetangga dan tenda pengungsian. Kejadian itu cukup menggegerkan warga yang rata-rata baru pulang dari kebun. Sebagian besar warga Desa Namo merupakan petani kakao dan kopi. Apalagi, banjir banyak mem­bawa material potongan kayu yang masih utuh serta batu-batuan.
Akibat bencana itu arus kendaraan dari arah Kulawi menuju Palu dan sebaliknya sempat terhambat, sebelum akhirnya akses jalan yang tertimbun lumpur berhasil dinormalisasi oleh Pemkab Sigi. Tidak ada korban jiwa, kecuali ke­rugian materi yang hingga kini belum diketahui nilainya.
Desa Namo merupakan desa yang berbatasan langsung dengan kawasan hutan lindung Taman Nasional Lore Lindu yang telah ditetapkan Unesco sebagai cagar biosfer dunia pada 1977. (Antara/Solopos/JIBI)