LIGA 2 INDONESIA Choirul Harapkan Tambahan Striker

Istimewa/Ofisial Persis Solo
PENYELAMAT: Striker Persis Solo, Ugik Sugiyanto, meluapkan kegembiraan setelah menjebol gawang Mitra Kukar pada pertandingan wilayah timur Liga 2 Indonesia yang berlangsung di Stadion Wilis, Kota Madiun, Jumat (23/8). Persis bermain imbang 1-1 melawan Mitra Kukar.

IVAN ANDIMUHTAROM

MADIUN—Gol Ugik Sugiyanto pada menit ke-66 menyelamatkan Persis Solo dari kekalahan saat menjamu Mitra Kukar di Stadion Wilis, Kota Madiun, Jumat (23/8). Striker gaek tersebut memanfaatkan umpan silang Hapidin dari sisi kanan barisan serang Persis untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Sebelumnya Persis kebobolan terlebih dulu pada menit ke-60 melalui tendangan bebas dari luar kotak penalti Rifan Nahumarury. Hasil 1-1 membuat Persis tertahan di posisi kedua. Laskar Sambernyawa berada di bawah PSIM Jogja yang untuk sementara memuncaki klasemen Liga 2 Indonesia Wilayah Timur.
Bersambung ke Hal. 6 Kol. 1
Hasil imbang di kandang tersebut jauh dari harapan Pelatih Persis, Choirul Huda. Ia mengatakan tim-tim di Liga 2 telah berbenah untuk melakoni laga-laga di putaran II. Ia menilai Persis yang menjadi pemuncak klasemen pada akhir putaran I menjadi semacam tolok ukur tim-tim di Wilayah Timur.
”Para pemain telah menunjukkan kerja keras di lapangan. Saya kira hasil ini belum sesuai harapan tetapi saya tetap apresiasi kepada semua pemain hari ini,” ungkapnya dalam jumpa pers seusai laga dikutip dari media officer Persis.
Ia juga mengharapkan bisa menambah amunisi Persis, khususnya di lini serang. Choirul berharap ada tambahan striker dengan postur ideal. ”Beberapa kali seleksi tapi sampai hari ini belum dapatkan [striker]. Kami berharap sebelum 27 Agustus sebagai batas akhir [jendela transfer] bisa dapatkan striker,” kata dia.
Mantan asisten pelatih Perseru Serui tersebut mengungkapkan persaingan di Wilayah Timur semakin ketat. Namun, ia belum menyerah dan terus berjuang karena kompetisi belum berakhir. ”Saya berharap pemain enggak usah melihat posisi [klasemen putaran I] kemarin. Kami harus melihat putaran II,” kata dia.
Ia meminta laga itu menjadi bahan evaluasi tim dan pemain. Mereka harus berbenah sehingga mampu meraih hasil positif pada laga mendatang. ”Ini sebagai bahan evaluasi. Ke depan kami akan berjuang lebih keras lagi,” kata dia.
Laga ini menyisakan catatan bagi pemain baru Persis, Muh. Alaik Sobrina. Stopper yang diplot di jantung pertahanan itu menjadi salah satu sebab Persis gagal menang. Alaik menggantikan posisi Jodi Kustiawan yang terkena akumulasi kartu kuning.
Tekel keras Alaik saat menghalau bola yang melaju ke arah striker Mitra Kukar, Rishadi Fauzi, membuat wasit memberikan hadiah tendangan bebas kepada Naga Mekes, julukan Mitra Kukar. Tendangan yang dilesakkan Rifan dengan kaki kanannya membuat bola melaju dengan jalur melengkung melewati pagar betis lima pemain Persis dan meluncur sisi kiri gawang yang dijaga Sendri Johansah.
Pelatih Mitra Kukar, Rafael Berges Marin, dalam jumpa pers mengatakan timnya sebenarnya bermain bagus sejak awal. Namun, mereka harus puas dengan hasil imbang. ”Persis Solo terlihat sangat percaya diri dan serius. Untuk kami, ini hasil yang bagus. Kami bermain bagus. Kami bahagia untuk laga selanjutnya di Jogja,” tuturnya. (JIBI)