PERON KA BANDARA Modern, Satu-Satunya di Indonesia

FARIDA TRISNANINGTYAS
SOLO—Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Edi Sukmoro, meresmikan peron kereta api (KA) Bandara yang terletak di jalur 8, 9 dan 10 emplasemen Stasiun Solo Balapan itu, Kamis (29/8).
Peron tersebut berupa bangunan beratap setengah lingkaran lonjong dari bahan alumunium composite panel (ACP). Dindingnya dominan kaca, dan lantainya mengilap bersih dari rangkaian batu granit warna putih. Desain dan bangunan peron seperti itu baru satu-satunya yang dibikin di stasiun kereta api di Indonesia.
Bersambung ke Hal. 6 Kol. 1
Selain memiliki desain yang modern, fasilitasnya terbilang komplet. Antara lain, pada bangunan dua lantai ini full pendingin udara atau air conditioner (AC) sehingga menjadi ruangan bebas dari asap rokok. Fasilitas untuk penyandang disabilitas pun tersedia.
Lantai I seluas 645 meter persegi berfungsi sebagai peron untuk naik turun penumpang. Pada peron ini terdapat delapan pintu otomatis atau gate pada masing-masing sisi sehingga total ada 16. Kereta nantinya datang dan berangkat melalui jalur 8 dan jalur 10.
Sedangkan lantai II seluas 1.299 meter persegi digunakan untuk ruang tunggu. Pada lantai ini pula terkoneksi dengan sky bridge penghubung Terminal Tirtonadi dengan Stasiun Balapan. Di ruang tunggu ini dilengkapi dengan stop kontak atau colokan listrik plus kursi. Tak ketinggalan, di lantai II pula terdapat kamar mandi dan musala. Bahkan, nantinya akan ada sejumlah tenant makanan dan minuman untuk memenuhi kebutuhan penumpang. Sementara akses naik turun lantai I ke II atau sebaliknya terdapat tiga eskalator, dua elevator, dan dua tangga darurat.
“Kalau untuk naik ke KA Bandara, mereka yang sudah mengantongi tiket, masuk lewat pintu depan Sky Bridge di Stasiun Solo Balapan bagian depan. Setelah itu naik ke lantai II melewati Sky Bridge kemudian belok kiri atau menuju peron bagian barat. Sedangkan bagi penumpang yang turun dari KA Bandara akan keluar lewat peron bagian timur,” jelas Project Manager PT KAPM, Sugeng Saputro.
KA bandara menghubungkan antara Stasiun Solo Balapan dengan Bandara Adi Soemarmo. Setelah Stasiun KA Bandara Adi Soemarmo rampung dibangun, kini menyusul peron KA Bandara di Stasiun Solo Balapan yang kelar digarap. Diharapkan nantinya bisa berkembang menghubungkan antara Bandara Adi Soemarmo dengan Bandara Adisutjipto dan New Yogyakarta International Airport.
“Ini merupakan jawaban bagi masyarakat yang menginginkan kemudahan transportasi. Keberadaan Ruang Tunggu dan Peron KA Bandara di Stasiun Solo Balapan yang terkoneksi dengan moda transportasi lain tentunya dapat dijadikan model transportasi yang ideal untuk menjawab masalah transportasi di masa mendatang,” papar Edi Sukmoro.(JIBI)