Lagi, Pria Tua Meninggal Terbakar di Ladang

WONOGIRI—Seorang pria dengan penuh luka bakar ditemukan meninggal dunia di ladangnya, Dusun Mojo, Desa Pulutan Kulon, Wuryantoro, Wonogiri, Selasa (10/9).
Pria itu adalah Marto Wijoyo, 80, warga Dusun Mojo, Desa Pulutan Kulon, Wuryantoro. Saat kali pertama ditemukan, tubuh Marto tergeletak di ladang jati miliknya yang sempat terbakar. Kemudian, ada warga yang berusaha memadamkan api itu. Warga lantas melihat benda putih di ladang itu. “Saat didekati, ternyata itu adalah kepala korban,” ujar Kasubbag Humas Polres Wonogiri, Iptu Suwondo, mewakili Kapolres Wonogiri, AKBP Uri Nartanti Istiwidayati, kepada Koran Solo, Selasa (10/9).
Melihat jenazah Marto, warga lalu berteriak meminta pertolongan warga. Dari hasil pemeriksaan tim medis Puskesmas Wuryantoro dan petugas Polsek Wuryantoro, Marto dinyatakan meninggal dunia. Ia meninggal akibat luka bakar di sejumlah anggota tubuhnya, meliputi tangan, kaki, dan anggota tubuh lainnya. “Atas permintaan keluarga, kemudian korban dibawa pulang untuk dirawat dan dimakamkan,” imbuh Suwondo.
Sebelumnya kebakaran lahan juga merenggut nyawa di Klaten. Wiro Diharjo, 75, seorang kakek warga Ngasinan RT 001/RW 002, Tawangrejo, Bayat, Klaten, meninggal dunia terbakar saat kebakaran hutan jati milik Perhutani di Dukuh Jetis, desa setempat, Jumat (6/9) pagi.
Wiro Diharjo sempat terjebak kobaran api di tengah hutan sebelum meninggal dunia. Berdasarkan informasi yang dihimpun Koran Solo, musibah kebakaran yang mengakibatkan seorang warga di Dukuh Ngasinan, Tawangrejo, meninggal dunia itu bermula saat Wiro Diharjo membakar daun kering di lahan milik anaknya di dukuh Jetis. Jarak Ngasinan ke Jetis sekitar dua kilometer. (Cahyadi Kurniawan)