Polisi Gadungan Tipu Wanita

 

SUKOHARJO—Seorang warga Kecamatan Nogosari, Boyolali, berinisial TS dibekuk polisi lantaran mengaku sebagai anggota kepolisian. Tersangka yang bekerja sebagai anggota satpam pabrik di Kartasura memperdaya wanita dengan modus berpacaran dan meminjam uang senilai Rp3 juta.
Informasi yang dihimpun Koran Solo, Selasa (10/9), HS berkenalan dengan seorang wanita, DAL, warga Kelurahan Begajah, Kecamatan Sukoharjo. Mereka berkenalan lewat aplikasi tantan pada beberapa bulan. Kala itu, HS mengajak kopi darat DAL. Mereka bertemu dan saling memperkenalkan diri.
Mereka kerap bertemu dengan lokasi berpindah-pindah. Lantaran kerap bertemu, mereka saling jatuh cinta dan menjalin hubungan asmara. “HS selalu memakai kaus cokelat bertuliskan polisi dan jaket saat bertemu DAL. Pelaku mengaku sebagai anggota Polri yang bertugas di Polres Boyolali,” kata Kasatreskrim Polres Sukoharjo, AKP Gede Yoga Sanjaya, mewakili Kapolres Sukoharjo, AKBP Iwan Saktiadi, saat ditemui wartawan, Selasa.
Setelah beberapa kali bertemu, HS berupaya memperdaya DAL dengan meminjam uang senilai Rp3 juta. Uang itu digunakan untuk membiayai pengobatan orang tua HS di rumah sakit. Lantaran percaya, DAL langsung memberikan uang Rp3 juta kepada HS.
Beberapa hari kemudian, HS tak pernah menghubungi DAL. Kecurigaan DAL mulai muncul lantaran keberadaan HS hilang tanpa kabar. DAL berupaya mencari informasi melalui anggota Polri di Polres Boyolali.
Aksi penipuan yang dilakukan HS akhirnya terkuak setelah DAL mengetahui pekerjaan HS sebagai satpam pabrik. Dia lantas melaporkan aksi penipuan itu ke Polres Sukoharjo pada akhir Agustus. “Pelaku ditangkap di wilayah Kartasura pada 3 September. Pelaku nekat menipu lantaran desakan ekonomi. Dia memperdaya DAL dengan modus anggota polisi,” ujar dia.
Polisi menyita barang bukti (BB) dari tangan pelaku berupa kaus cokelat bertuliskan polisi, dan jaket, Pelaku diancam Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dengan ancaman hukuman penjara selama empat tahun. (Bony Eko Wicaksono)