Peredaran Ciu Bekonang di Madiun Digagalkan

MADIUN—Aparat Polres Madiun menangkap truk yang mengangkut sekitar 2.500 liter ciu asal Bekonang, Sukoharjo, Jawa Tengah. Ciu Bekonang itu rencananya akan dikirim dan dijual di wilayah Pilangkenceng.
Kapolres Madiun, AKBP Ruruh Wicaksono, mengatakan pengungkapan ini bermula saat polisi melakukan Operasi Cipta Kondisi di gerbang pintu Tol Caruban, Kabupaten Madiun, 2 September 2019 malam.
Dalam pengecekan itu, melintas truk berpelat nomor AE 8652 FA dan langsung diperiksa. Saat pemeriksaan itu, polisi menemukan ada 84 jeriken yang ternyata berisi ciu atau arak jawa. ”Setelah terpal yang menutup bak truk itu dibuka, ternyata ada 84 jeriken. Masing-masing jeriken berisi 30 liter arak jawa,” kata dia kepada wartawan di Mapolres Madiun, Jumat (13/9).
Atas temuan ini, polisi langsung mengamankan truk beserta miras tersebut. Sopir truk bernama Sigit Yuwono, warga Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi, kemudian ditahan petugas.
Dari pemeriksaan, miras ciu ini berasal dari Sukoharjo dan hendak dikirim ke wilayah Pilangkenceng, Kabupaten Madiun. Sedangkan sopir truk hanya disuruh seseorang untuk mengangkut minuman haram itu. ”Biasanya kami mencari di mana pusat pengolahan arak jawa di Madiun. Ternyata tidak ada. Arak jawa ini masuk dari Sukoharjo Jawa Tengah,” ungkapnya.
Untuk mengelabuhi petugas, sopir truk yang kini ditetapkan sebagai tersangka ini menutup truk dengan terpal. Selain itu, sopir mengangkut ciu ini pada malam hari supaya tidak dicurigai oleh petugas.
Atas perbuatannya itu, Sigit Yuwono dijerat Pasal 20 ayat (1) Perda Kabupaten Madiun No. 5 tahun 2015 tentang Pengawasan Pengendalian Minuman Beralkohol dengan ancaman hukuman penjara 3 bulan. (Abdul Jalil/Madiunpos.com/JIBI)