Waspada Nutrisi untuk Orang Lansia

Mengonsumsi makanan yang baik adalah penting bagi usia berapa pun. Tetapi tentu lebih penting lagi bagi orang yang sudah lanjut usia (lansia) karena kebutuhan nutrisi berubah.
Nutrisi yang memadai diperlukan untuk kesehatan, kualitas hidup dan vitalitas. Sayangnya, karena berbagai alasan, banyak lansia tidak terpenuhi nutrisi dengan seharusnya sehingga menyebabkan gizi buruk atau kekurangan gizi.
Menurut Head of Medical Kalbe Nutritionals, dr Muliaman Mansyur, ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan oleh lansia dalam memilih makanan. Hal itu karena absorpsi sudah berbeda dan metabolisme tubuh sudah menurun.
Nutrisi yang perlu diperhatikan bagi usia senior adalah asupan nutrisi yang tinggi protein, kalsium, serat, dan vitamin serta mineral.
”Pada saat usia lansia, terutama di atas 60 tahun adalah tinggi protein, terutama untuk mempertahankan massa otot. Selain itu, makanan yang rendah lemak dan gula,” ujar Muliaman, beberapa hari lalu.
Selain itu, Muliaman, orang lanjut usia sebaiknya jangan mengonsumsi makanan yang dapat meningkatkan gula darah terlalu cepat. ”Jangan berikan makanan yang meningkatkan gula darah terlalu cepat. Kemudian, tinggi kalsium karena pada usia lansia butuh intake kalsium 1000-1200 mg/hari. Serta tinggi serat untuk bisa membantu pencernaan dan memberi rasa kenyang yang lama. Lengkapi dengan vitamin dan mineral seperti vit D3, fosfor, dan zat besi,” paparnya.
Muliaman menambahkan, dari kandungan nutrisi tersebut, beberapa makanan yang dianjurkan adalah nasi dan lauk pauk yang gampang dikunyah. Seperti ikan, tahu tempe, putih telur, dan daging yang sudah di suwir-suwir atau seratnya yang halus.
”Jangan yang terlalu keras dan alot lauknya, perbanyak makan sayur dan buah. Makan bisa tiga kali sehari seperti biasa. Dan karena ada kebutuhan nutrisi yang sering tidak terpenuhi maka bisa ditambahkan susu yang padat kalori sebagai pengganti salah satu makan,” ujarnya. (Detik/JIBI)