Mona Lisa Dilindungi Kaca Antipeluru

PARIS—Pengunjung Museum Louvre di Paris, Prancis, harus membuka mata lebar-lebar untuk melihat dengan jelas senyum Mona Lisa karya Leonardo da Vinci. Hal itu terjadi setelah pengelola museum memasang kaca antipeluru yang lebih transparan sebagai pelindung lukisan paling populer di dunia itu.
Mona Lisa telah berada di balik kaca pengaman sejak awal 1950-an, ketika rusak oleh seorang pengunjung yang menuangkan asam di atasnya.

Sejak itu, ada beberapa upaya percobaan perusakan lukisan yang gagal dilakukan.
Vincent Delieuvin, kurator seni Italia abad ke-16 di museum itu mengungkapkan teknologi kaca yang digunakan telah ditingkatkan secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Adapun kaca antipeluru berusia 15 tahun dari lukisan itu tak lagi memberikan pengalaman mengamati lukisan sebaik mungkin.
”Hari ini, Mona Lisa ada di balik kaca yang sangat transparan, yang benar-benar memberi kesan sangat dekat dengan lukisan itu,” kata Delieuvin, dikutip Liputan6.com dari Reuters, Kamis (10/10).
Pada Kamis (24/10), Louvre akan membuka pameran yang merayakan karya-karya Leonardo da Vinci. Ini sekaligus untuk menandai peringatan 500 tahun kematiannya.
Pameran ini akan menampilkan hampir 120 karya, termasuk lukisan, gambar, patung, dan manuskrip dari lembaga-lembaga Eropa dan Amerika, tapi Mona Lisa akan tetap berada di kamar khusus di sayap Denon Louvre. (JIBI)