Prameks Segera Tampil Wajah Baru

KUSNUL ISTI QOMAH

JOGJA—PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daops 6 Yogyakarta tengah menyiapkan wajah baru kereta api (KA) lokal Prambanan Ekspres (Prameks).
KA yang melayani rute Solo-Jogja dan Solo-Jogja-Kutoarjo tersebut akan tampil dengan warna tematik dan ada penambahan fasilitas seperti air conditioner (AC) di rangkaian yang belum dilengkapi AC.

Kegiatan peremajaan ini merupakan salah satu upaya PT KAI untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Executive Vice President (EVP) PT KAI Daops 6 Yogyakarta, Eko Purwanto, menjelaskan perbaikan layanan terus dilakukan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. ”Untuk Prameks kami sedang melakukan perbaikan. Pada akhir tahun ini kami akan buat Prameks dengan wajah baru,” kata dia, Jumat (11/10).
PT KAI akan secara bertahap meremajakan rangkaian Prameks. Ia menjelaskan wajah baru yang dimaksud itu termasuk tampilan dan desain luar serta interior Prameks misalnya tematik warna. Selain itu, Prameks yang belum dilengkapi AC, akan dilengkapi AC.
”Dari trainset [rangkaian kereta Prameks] ada dua yang belum dipasangi AC dan akan kami pasangi. Prameks yang sudah diremajakan akan menjalani uji statis terlebih dahulu sebelum dioperasikan. Kami pastikan semua lancar,” ujar dia.
Eko menjelaskan ada delapan trainset Prameks yang beroperasi dan melayani penumpang. Peremajaan ini ditargetkan selesai akhir tahun atau awal Desember 2019. Melalui peremajaan ini PT KAI Daops 6 ingin memberikan pelayanan yang berkesan untuk menutup 2019 dan menyambut tahun baru 2020.
”Target optimistis awal Desember bisa selesai. Pada tahun baru kami punya greget pengin menutup 2019 dengan memberikan sesuatu,” jelas dia.
Disinggung soal penambahan perjalanan Prameks, Eko mengaku akan melihat rencana perjalanan untuk tahun depan. Saat ini PT KAI tengah berkonsentrasi menyiapkan KA bandara dan proyek lainnya.
Manajer Humas PT KAI Daops 6 Yogyakarta, Eko Budiyanto, mengungkapkan Prameks menjadi KA andalan penumpang untuk pulang pergi ke Jogja. ”Jumlah penumpang Prameks pada hari biasa sekitar 10.000 penumpang, sedangkan pada akhir pekan sekitar 11.000 hingga 12.000 penumpang,” kata dia. (Harian Jogja/JIBI)