KOMUNITAS PENDAKI Djarum Adventure Club Rayakan HUT di Gunung Prahu

WONOSOBO—Sebanyak 85 pendaki anggota Djarum Adventure Club (DAC) berkumpul di puncak Gunung Prahu, Wonosobo, untuk merayakan hari ulang tahun (HUT) perdana sekaligus peringatan Hari Sumpah Pemuda, Minggu (27/10). Anggota komunitas ini mengadakan upacara bendera dilanjutkan pemotongan tumpeng.
Perayaan setahun berdirinya DAC diteruskan dengan penanaman bibit dan benih di Gunung Prahu. Mereka juga mengambil dan membawa sampah dari gunung dengan harapan alam tetap terjaga. Pembina DAC, Vincentius Arvi Oktaviendra, mengatakan dengan pendakian bersama, rasa suka dan duka ditanggung bersama.
Sepanjang perjalanan tetap setiap peserta berkoordinasi dengan baik. Hal ini adalah wujud rasa saling mengasihi sesama rekan kerja. “Membantu teman yang sakit serta saling memberi semangat merupakan wujud kebersamaan dan saling mendekatkan antardivisi kerja,” ujar Arvi dalam rilis DAC yang diterima Koran Solo, Jumat (1/11).
DAC didirikan pada 28 Oktober 2018 sebagai wadah perekat keakraban antardivisi karyawan PT Djarum. DAC tidak hanya sebagai organisasi naik gunung, namun juga merawat alam. Caranya dengan penanaman bibit dan benih di gunung serta membawa dan mengambil sampah di gunung.
Peserta pendakian kali ini adalah karyawan berbagai departemen PT Djarum, antara lain RSO Surabaya, RSO Semarang, DSO Pekalongan, DSO Solo, DSO Pati, dan Blora. Meeting point di Kantor PT Djarum di Kudus dan Semarang. Untuk peserta dari Solo dan Pekalongan langsung ke basecamp Kalilembu Gunung Prahu.
’’Berangkat dari basecamp Kalilembu pukul 02.00 WIB sampai di puncak pukul 06.00 WIB. Ke depannya, teman-teman DAC bisa fokus mencintai alam. Menambah lokasi pembenihan dan pembibitan,” kata Ketua DAC Chapter Kudus, Agus Satriyo Budi.
Pada 2020, DAC bakal ikut mengurangi limbah plastik. Caranya mewajibkan para anggota dan peserta DAC membawa tambler atau botol minum untuk pengganti botol plastik kemasan.
Ketua DAC Chapter Semarang, Jeannessy Altin, berharap DAC semakin berkembang, semakin maju, dan bertambah anggotanya. “Bisa membuat Indonesia bangga kepada DAC dengan mencintai alam dan mengikuti arahan program go green,” ujar dia. (Tika Sekar Arum/*)