Tercebur Sumur, Nenek-Nenek Meninggal Dunia

KLATEN—Seorang nenek-nenek warga Dukuh Gaten, Desa Mayungan, Kecamatan Ngawen, Klaten, ditemukan meninggal dunia di dasar sumur, Sabtu (2/11) malam. Nenek tersebut diduga tercebur ke sumur saat mencari sukun di halaman rumah tetangga.
Nenek-nenek bernama Ny. Marto Sonto, 95, itu ditemukan di dasar sumur milik Sarjono, warga Dukuh Babadan, Desa Mayungan, yang berlokasi tak jauh dari rumah Ny. Marto. Sumur berkedalaman 15 meter itu dalam keadaan kering. Lokasi sumur berada di samping rumah Sarjono.
Jasad Ny. Marto ditemukan sekitar pukul 20.00 WIB. Saat itu, pihak keluarga khawatir lantaran Ny. Marto tak kunjung pulang hingga malam. Selepas waktu Isya, keluarga dibantu warga mencari nenek tersebut.
Jasad nenek yang dikenal memiliki keahlian memijit itu ditemukan setelah ada informasi sejumlah anak yang sebelumnya melihat Ny. Marto beraktivitas di halaman rumah Sarjono mencari buah sukun jatuh. ”Mbah Marto memang sering mencari buah sukun yang berjatuhan dari pohon di sini [halaman rumah Sarjono]. Dari informasi yang saya terima, anak-anak melihat Mbah Marto mencari sukun saat siang. Mungkin pas mencari sukun itu Mbah Marto menengok ke sumur dan terperosok hingga terjatuh,” jelas ketua RT 029/RW 009, Dukuh Babadan, Rahmin Hadi Suprapto, saat ditemui di lokasi kejadian.
Rahmin menjelaskan sebelumnya pemilik rumah sudah menutup bibir sumur dengan papan agar tak ada orang yang terperosok lantaran bibir sumur hampir sejajar dengan permukaan tanah. Sementara, sumur tersebut digali sekitar lima tahun silam. ”Biasanya ada air di dalamnya. Karena musim kemarau, sumur itu mengering. Keringnya sumur itu sudah terjadi sekitar sebulan ini,” jelas Rahmin.
Sementara itu, proses evakuasi jasad Ny. Marto berlangsung sekitar 1,5 jam mulai pukul 22.00 WIB. Evakuasi melibatkan 20 personel dari tim SAR gabungan di antaranya SAR Klaten, unit Pemadam Kebakaran, MDMC Klaten, serta sukarelawan Kecamatan Ngawen. Proses evakuasi menjadi tontonan warga yang berkerumun di sekitar lokasi penemuan jasad nenek tersebut. Seusai dievakuasi, jasad Ny. Marto diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan.
”Proses evakuasi tidak ada hambatan. Mulai dievakuasi pukul 22.00 WIB dan selesai 23.18 WIB,” kata salah satu anggota SAR Klaten, Deni. (Taufiq Sidik Prakoso)