PILKADA 2020 Klaten PDIP Usulkan 1 Cabup & 5 Cawabup

KLATEN—DPC PDIP Klaten mengusulkan satu nama calon bupati (cabup) dan lima nama bakal calon wakil bupati (cawabup) ke DPP PDIP untuk Pilkada
Klaten 2020.

Taufiq Sidik Prakoso
redaksi@koransolo.co

Nama calon yang diusulkan sebelumnya mendaftarkan diri saat dibuka penjaringan internal di DPC PDIP Klaten.
Ketua DPC PDIP Klaten, Sri Mulyani, mengatakan usulan sudah disampaikan ke DPP sejak Oktober lalu. “Yang saya usulkan sebagai bakal cabup satu orang, saya sendiri. Itu sudah jelas. Wakilnya ada lima,” kata Mulyani yang kini juga menjabat sebagai Bupati Klaten saat ditemui di Gedung Sunan Pandanaran Klaten, Senin (4/11).
Kelima nama bakal cawabup yang diusulkan ke DPP berasal dari internal dan eksternal PDIP Klaten. Mereka yakni Yoga Hardaya (Ketua DPD II Partai Golkar Klaten), Aris Prabowo dan Suradji (kader PDIP), Marzuki (tokoh muda NU Klaten), serta Harjanto (Kades Karanganom, Kecamatan Klaten Utara).
Pada tahap pendaftaran cabup dan cawabup di DPC PDIP Klaten pada 23-26 September lalu, ada tujuh orang mendaftar sebagai cawabup. Selain kelima nama yang diusulkan ke DPP, ada nama Suroyo dan Rudiyanta (kader PDIP Klaten) yang mendaftar sebagai cawabup.
Sementara, cabup ada tiga orang. Selain Sri Mulyani, ada nama Ida Hartono (Direktur Kiat Motor) dan Adi Purwono (eksternal PDIP Klaten) yang mendaftarkan diri sebagai cabup. Alhasil, ada dua pendaftar bakal cabup dan dua pendaftar bakal cawabup yang tak ikut diusulkan DPC PDIP Klaten ke DPP PDIP.
Terkait hanya ada satu cabup dan lima cawabup yang diusulkan, Mulyani mengatakan ada sejumlah alasan. Nama-nama yang diusulkan dinilai memiliki elektabilitas dan popularitas. Selain itu, berkas pendaftaran yang mereka usulkan lengkap. “Kemarin kan ada banyak pendaftar. Namun, ada yang masih kurang berkas persyaratannya. Sebenarnya kalau semuanya lengkap berkas persyaratannya, saya usulkan semuanya,” jelas dia.
Soal tahapan selanjutnya, Mulyani mengatakan DPC PDIP Klaten menunggu rekomendasi dari DPP. Sebelum rekomendasi turun, ada survei popularitas yang dilakukan DPP PDIP.
Salah satu nama cawabup yang diusulkan ke DPP PDIP, Marzuki. Selain menjadi Ketua GP Anshor Klaten, Marzuki juga menjadi Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Klaten.
Marzuki mengaku mendaftarkan diri sebagai cawabup lantaran dorongan teman-temannya yang begerak di berbagai organisasi kepemudaan. “Sebenarnya teman-teman yang mendorong saya dan ini baru kali pertama saya masuk ke politik. Soal perkembangan sejauh ini seperti apa, saya memilih wait and see saja,” kata dia.
Sementara itu, Direktur Kiat Motor, Ida Hartono, masih enggan menanggapi lebih jauh terkait namanya tak masuk dalam usulan DPC ke DPP PDIP. “Itu menjadi ranah DPC PDIP Klaten,” kata Ida saat dihubungi Koran Solo, Senin.