HUT PERSIS Ada Harapan, Ada Pula Doa

Ivan Andimuhtarom

Hujan yang mengguyur Kota Solo selepas asar pada Minggu (10/11) tak menyurutkan ratusan suporter Persis Solo untuk berjoget mengikuti irama musik di halaman parkir Benteng Vastenburg, Solo. Sejak pagi, manajemen Persis memang menggelar panggung hiburan dengan mendatangkan sejumlah band lokal.
Acara tersebut adalah rangkaian perayaan HUT ke-96 Persis. Sebelumnya, Persis mengadakan potong tumpeng dan selawatan di Pamedan Pura Mangkunegaran pada Jumat (8/11) malam. Acara selanjutnya adalah fun football melibatkan manajemen, suporter, Persis legend, dan jurnalis di Lapangan Kota Barat, Sabtu (9/11) sore.
Dalam sejarahnya, baru kali ini manajemen Persis menggelar perayaan HUT secara besar-besaran. Animo penonton pada pagi memang tak terlalu banyak. Semarak penonton mulai terlihat saat grup band TWCS tampil sekitar pukul 14.00 WIB. Sejumlah lagu bergenre ska yang mereka mainkan membuat para penonton ikut berjoget. Pertunjukan berakhir sekitar pukul 17.00 WIB.
Bos Persis, Vijaya Fitriyasa, datang ke lokasi. Namun, ia tak naik ke panggung. Ia buru-buru menuju mobil dan akan terbang ke Jakarta karena suatu keperluan.
Presiden Pasoepati, Aulia Haryo Suryo, menaruh harapan besar untuk masa depan Persis. “Semoga dengan HUT ke-96, dengan adanya investor baru, Persis mengalami perubahan besar dibandingkan musim lalu. Kami enggak ingin ada suporter masuk manajemen,” ujarnya saat berbincang dengan Espos di lokasi acara. Menurutnya, suporter berharap Persis benar-benar promosi ke Liga 1 musim selanjutnya.
Salah seorang suporter Persis, Sambo, mengatakan semua janji-janji belum terbukti. “Kami menunggu langkah konkret manajemen,” papar dia.
Perwakilan Surakartans, Adith, mengatakan komunitasnya tak ingin membebani manajemen dengan harapan apa pun. “Harapan biasanya diiringi tuntutan. Kami hanya ingin mendoakan tim kebanggaan kami,” kata dia. (JIBI)