MOTO GP Zarco Bidik Kursi Lorenzo

LONDON—Johann Zarco masih mencari kontrak Moto GP untuk musim 2020. Ia sangat antusias andai Honda membukakan pintu buatnya menggantikan Jorge Lorenzo.
Pada awal musim ini, Zarco sempat membalap bersama KTM. Namun, ia memutuskan kontrak bersama tim tersebut di pertengahan musim, lantaran kesulitan menunggangi motor RC16.
Saat ini, pembalap asal Prancis itu tengah menggantikan Takaaki Nakagami di LCR Honda yang harus absen akibat menjalani operasi bahu. Zarco bergabung di tim satelit Honda tersebut hingga balapan terakhir di Valencia.
Kendati demikian, Zarco belum tahu bagaimana masa depannya pada musim 2020. Di sisi lain, kelanjutan kerja sama antara Repsol Honda dengan Jorge Lorenzo dipertanyakan. Tidak sedikit yang meramalkan Lorenzo akan hengkang menyusul hasil yang mengecewakan.
Terkait masa depannya selepas kontraknya bersama LCR Honda berakhir, Zarco masih belum mengetahui ke mana tujuan selanjutnya. Namun, pembalap berusia 29 tahun itu berharap bisa masuk ke tim pabrikan, andai Repsol Honda tidak melanjutkan kontrak Lorenzo.
Zarco finis jauh lebih baik daripada Lorenzo di Phillip Island, Australia kendati harus retired di Sepang, Malaysia. Bukan tidak mungkin Repsol Honda akan mempertimbangkan Zarco jika memutuskan untuk mendepak juara dunia lima kali itu.
”Sebenarnya saya tidak merahasiakan masa depan saya. Saya hanya tidak tahu apa yang akan terjadi,” ungkap Zarco dikutip dari speedweek.com, Sabtu (9/11). ”Jika Honda membukakan pintu, maka saya akan menjadi pilihan yang tepat. Saya adalah satu-satunya rider yang kosong sekarang, di saat situasi sulit seperti ini saya bersedia menunggu.”
”Mimpi yang menjadi kenyataan bila bisa bergabung dengan tim Repsol Honda, karena saya sudah mencoba motornya dan yakin mampu menguasainya. Tentu, masih banyak hal yang perlu dikembangkan, dan saya ingin mengambil kesempatan itu untuk mengembalikan kekuatan dan menjadi pembalap top.”
”Bersama Honda, saya bisa memberi kesempatan kepada mereka untuk menempatkan pembalap lain selain Marc Marquez di podium. Tentu Marc rider yang tangguh, tetapi jika saya benar-benar mampu memanfaatkan motor dengan baik, maka saya dapat berjuang meraih podium juga,” ujar Zarco. (JIBI/Detik)