4 Pengedar & Pemakai Narkoba Ditangkap

SUKOHARJO—Polres Sukoharjo kembali membekuk empat pengedar dan pemakai narkoba di beberapa lokasi. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang haram sabu-sabu (SS) total seberat 2,19 gram.
Bahkan 1,94 gram SS dipasok dari salah satu binaan Lembaga Permasyarakatan (LP) di Soloraya. Keempat pengedar dan pemakai ini masing-masing HFD, 22, warga Joyosuran, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo; MRI, 22, warga Plumbon, Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo; ISM, 41, ibu rumah tangga yang bekerja sebagai wiraswasta asal Krakan, Weru, Sukoharjo. Kemudian satu pelaku, NDU, 33, warga Cebukan, Sonorejo, Sukoharjo.
Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas mengatakan penangkapan pengedar dan pemakai narkoba berawal dari informasi masyarakat yang resah karena maraknya peredaran narkotika tersebut.
”Dari informasi ini aparat melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan empat pengedar dan pemakai narkotika,” kata Kapolres, Senin (25/11).
Dua pengedar dan pemakai narkotika masing-masing HFD dan MRI diamankan di Jalan Blimbing, Jlopo sekitar pukul 01.30 WIB pada 12 November lalu. Dari tangan keduanya disita paket sabu seberat 1.94 gram. Selanjutnya dilakukan pengembangan dan berhasil menangkap ISM di tempat indekosnya di Solo.
Kapolres mengatakan berdasarkan keterangan HFD, pelaku memperoleh paket sabu-sabu dari Gunadi alias Mehong yang merupakan warga binaan di salah satu LP di wilayah Soloraya. Hingga kini pihaknya masih melakukan pengembangan pemasok narkotika dari LP tersebut. ”HFD ini membeli dari Gunadi alias Mehong dan belinya patungan,” terangnya.
Selanjutnya tim penyidik melakukan pengembangan kasus dengan menangkap NDU alias Nova yang ditangkap pada 15 November. Kapolres mengatakan Nova telah lama menjadi target operasi (TO) yang ditangkap di jalan raya Telukan, Parangjoro, Grogol, Sukoharjo sekitar pukul 12.30 WIB.
”Kami amankan Nova setelah mengambil paket sabu dan mendapati paket sabu seberat 0.25 gram yang di dapatnya dari warga Semanggi, Pasar Kliwon yang kini dalam tahap pengembangan,” katanya.
Keempat pelaku kini mendekam di tahanan Mapolres Sukoharjo. Kapolres mengatakan peredaran narkotika telah menyasar seluruh lapisan masyarakat, yakni sopir, karyawan hingga pelajar. Kapolres meminta seluruh masyarakat untuk tidak coba-coba menggunakan barang haram tersebut. (Indah Septiyaning W.)