Satu Desa Terbakar, Ratusan Rumah Ludes

BANJARMASIN—Kebakaran terjadi di Desa Sungai Bali, Kecamatan Pulau Sebuku, Kotabaru, Kalimantan Selatan, menghanguskan ratusan rumah dan melalap berbagai fasilitas umum, Sabtu-Minggu
(24-25/11).
redaksi@koransolo.co
Fasilitas umum yang terbakar antara lain, pasar, tempat ibadah, kantor, asrama polisi, bahkan alat berat PT Silo yang membantu para korban juga ikut terbakar.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut, kata Komandan Kodim 1004 Kotabaru, Kalimantan Selatan, Letkol Infantri Rony Fitriyanto dari Kotabaru, Minggu.
Rony mengatakan pihaknya langsung menurunkan personel untuk membantu penanganan korban kebakaran di permukiman warga Desa Sungai Bali, Kecamatan Pulau Sebuku Kotabaru itu.
Menurut Rony seluruh personel diterjunkan untuk membantu mendirikan tenda bagi para korban, dapur umum, penanganan kesehatan dan lainnya yang diperlukan.
Selain itu, pihaknya juga membantu distribusi penanganan bantuan, sehingga seluruh korban kebakaran yang terjadi pada Sabtu sekitar pukul 22.00 Wita itu bisa ditangani dengan lebih baik.
”Cukup banyak korban kebakaran yang terjadi pada Sabtu malam kemarin. Laporan sementara mencapai 400 rumah dan sekitar 1.800 orang kehilangan tempat tinggal. Namun kepastiannya, kami masih terus melakukan pendataan,” katanya.
Polres Kotabaru telah menerjunkan tim untuk menyelidiki penyebab kebakaran yang menghanguskan ratusan rumah hampir satu desa di Kecamatan Pulau Sebuku, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan.
”Kami tengah mengumpulkan saksi-saksi untuk dimintai keterangan. Dari hasil penyelidikan nanti, dapat disimpulkan apakah ada unsur kesengajaan atau kelalaian dari musibah ini, sehingga harus ada pihak yang bertanggung jawab secara hukum,” terang Kapolres Kotabaru AKBP Andi Adnan Syafruddin, Minggu .
Namun dari informasi sementara sejumlah saksi, ungkap Andi, api berasal dari rumah warga berinisial R. ”Tetapi ini hanya dugaan dari informasi warga. Belum bisa dipastikan. Yang pasti kami dalami apakah ini bisa dinaikkan ke penyidikan atau betul-betul musibah tanpa harus dilakukan penegakan hukum,” jelasnya kepada Antara.
Berdasarkan data yang diterima Polres Kotabaru, Andi menjelaskan jumlah bangunan yang terbakar sebanyak 200 rumah yang ditempati 700 jiwa. Bahkan Polsek Pulau Sebuku dengan asrama lima pintu ikut ludes rata dengan tanah.
Untuk membantu para korban, Polres Kotabaru telah mengirimkan beberapa tenda guna pendirian posko bantuan. Kemudian tim medis juga disiagakan untuk melayani pemeriksaan kesehatan bagi warga yang membutuhkan.
”Sembako berikut peralatan mandi, perlengkapan bayi dan sebagainya juga terus dikirim. Semua bergerak membantu, ada perusahaan lokal juga bersama Pemda telah mendistribusikan bantuan. Sedangkan untuk mobilisasi bantuan, ada dua unit kapal Satuan Polairud yang kita operasikan,” tandas Andi.
Pulau Sebuku terletak terpisah dari Pulau Laut yang jadi ibukota Kabupaten Kotabaru. Berada di sebelah timur Pulau Laut dan di sebelah barat Pulau Sulawesi, ibukota kecamatan Pulau Sebuku berada di Desa Sungai Bali yang jadi lokasi kebakaran.
Jarak yang di tempuh untuk menuju Pulau Sebuku dari Pulau Laut sekitar satu jam perjalanan menggunakan speedboat mengarungi lautan lepas. (Antara/JIBI)