Video Mesum Pejabat Tersebar Camat Karangtengah Ditahan di Mapolda

SEMARANG—Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah (Jateng) telah menetapkan status tersangka kepada Camat Karangtengah, Kabupaten Wonogiri, Sunarto, atas kasus penyebaran video mesum.

Imam Yuda S.
redaksi@koransolo.co

Pria berusia paruh baya itu saat ini juga telah ditahan di Mapolda Jateng, Kota Semarang.
“Untuk tersangka Camat Karangtengah sudah ditahan di Ditreskrimum [Direktorat Reserse dan Kriminal Umum] Polda Jateng,” ujar Kepala Bidang Humas Polda Jateng, Komisaris Besar Polisi Iskandar Fitriana Sutisna, kepada Semarangpos.com [grup media Koran Solo], Kamis (28/11).
Iskandar menyebut Camat Karangtengah itu dikenai Pasal 45 UU No.19/2016 tentang Perubahan Atas UU No.11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), dengan ancaman hukuman maksimal enam tahun penjara dan denda paling banyak Rp1 miliar.
Selain itu, Sunarto juga dikenai Pasal 29 UU No.44/2008 dengan ancaman hukuman 6 bulan hingga 12 tahun atau denda maksimal Rp6 miliar, karena telah menyebarluaskan produk pornografi.
Iskandar menambahkan, selain telah menahan tersangka, aparat Polda Jateng telah melakukan pemeriksaan terhadap para saksi.
“Ada lima saksi yang kita mintai keterangan. Sementara untuk teman wanitanya, Stm kita tetapkan statusnya sebagai korban,” ujar Iskandar.
Sunarto ditahan aparat Polda Jateng atas tuduhan melakukan penyebaran video mesum melalui aplikasi Whatsapp (WA). Video berdurasi 24 detik itu diduga diperankan sendiri oleh Sunarto dengan perempuan yang bukan istrinya.
Ironisnya, video itu disebar sendiri oleh Sunarto di status WA. Sunarto sempat menghapus video itu setelah diberi tahu rekan sesama camat.
Namun, video itu keburu tersebar dan ditonton orang banyak. Warga yang sempat mengetahui perbuatan camat tersebut geram dan sempat berniat menggelar demonstrasi di Kantor Kecamatan Karangtengah. Namun, tokoh masyarakat setempat berhasil meredam amarah warga dan melaoirkan kasus tersebut ke aparat kepolisian. (Semarangpos.com/JIBI)