Limbah B3 Diduga Milik PT RUM di Brebes

SEMARANG—Warga Dukuh Satir RT 005/RW 009, Desa Kutamendala, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, menemukan limbah cair bahan berbahaya dan beracun (B3) yang dibuang di bantaran Kali Pedes, dukuh setempat.
Dalam penemuan itu warga juga menemukan segel bertuliskan PT Rayon Utama Makmur (RUM) Sukoharjo dengan nomor segel 1803425. Limbah itu diduga dibuang oleh orang tak dikenal, Rabu (27/11) di sekitar bantaran Kali Pedes.

Ada dugaan limbah tersebut dibuang menggunakan tong saat tengah malam atau ketika lingkungan tersebut sepi dan tidak ada akivitas warga. Menurut warga, pembuangan limbah B3 itu sudah tiga kali berlangsung.
Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) belum mau menyimpulkan limbah cair B3 yang dibuang di bantaran Kali Pedes berasal dari PT RUM. Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Sampah, Limbah B3, Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup DLHK Jateng, Tri Astuti, masih menelusuri pemilik limbah B3 dengan menjalin komunikasi dengan DLH Brebes untuk meminta keterangan lebih detail.
“Kami masih menelusuri siapa pemilik limbah itu. Kenapa dibuang di sana? Apa benar punya PT RUM? Apakah mereka selama ini punya kegiatan pengolahan limbah di sana? Selama ini setahu kami tidak ada kegiatan PT RUM di sana,” ujar Astuti saat dihubungi, Minggu (1/12).
Limbah cair B3 yang dibuang di bantaran Kali Pedes, Kutamendala, itu ditemukan warga Sabtu (30/11). Limbah berwarna kuning kecokelatan dengan bau sangat menyengat itu mencemari lingkungan dan menyebabkan tanaman di sekitarnya mati.
“Kami selidiki, ini jenis limbah B3 apa? Apa limbah bekas medis atau lainnya. Ini saya juga masih minta keterangan dari Dinas Lingkungan Hidup setempat,” tuturnya.
Pencemaran lingkungan PT RUM Sukoharjo selama ini memang kerap menjadi polemik. Permasalahan limbah di perusahaan yang memproduksi kapas sintetis atau serat rayon itu bahkan kerap dikeluhkan warga yang tinggal di sekitar pabrik tersebut di Plesan, Kecamatan Nguter, Sukoharjo, hingga Selogiri, Wonogiri.
Warga Sukoharjo dan Wonogiri mengeluhkan pencemaran udara PT RUM. Limbah cair pabrik tersebut dibuang ke Bengawan Solo di perbatasan Wonogiri-Sukoharjo.
Sekretaris PT RUM, Bintoro Dibyoseputro, menyatakan manajemen PT RUM mengelola limbah B3 sesuai dengan prosedur. Bintoro menunggu hasil investigasi instansi terkait ihwal penemuan limbah B3 di pinggir Kali Pedes, Brebes, itu.
Atas kejadian tersebut, Bintoro merasa PT RUM dirugikan nama baiknya di saat concern dengan persoalan lingkungan. ”Saya belum tahu sama sekali soal kasus ini. Saya justru tahu dari media. Yang jelas, pengelolaan limbah B3 sudah sesuai ketentuan yang ditetapkan otoritas pemerintah,” kata dia. (Bony Eko Wicaksono/JIBI)