Mobil Terperosok ke Parit, 1 Orang Meninggal

KARANGANYAR—Kecelakaan tunggal mobil Kia Picanto terjadi di Dusun Klumpit, Desa Dawung, Kecamatan Matesih pada Minggu (1/12) pukul 22.00 WIB.
Akibat kejadian itu satu orang penumpang mobil meninggal dunia. Data yang dihimpun Koran Solo dari berbagai sumber, mobil berisi empat orang. Pengemudi Kia Picanto, Budi Handoko, 22, warga Dusun Banjarsari, Desa Koripan, Kecamatan Matesih. Tiga orang lainnya perempuan adalah penumpang mobil. Mereka Aztish Nana Fitriyanti, 22, warga Dusun Mrangkang, Desa/Kecamatan Matesih, Sri Kastini, 19, dan Intan Jatu, 22, alamat rumah sama dengan pengemudi Kia Picanto.
Data yang dihimpun Koran Solo, Aztish Nana Fitriyanti, meninggal setelah mendapat perawatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Karanganyar. Pihak RSUD Karanganyar menyatakan Aztish meninggal Senin (2/12) pukul 02.00 WIB. Kepala Bidang Pelayanan Medik Keperawatan RSUD Karanganyar, Kristanto Setyawan, membenarkan RSUD Karanganyar menerima empat korban kecelakaan pada Minggu malam.
”Betul kami terima empat orang. Tetapi yang tiga orang dibawa ke Solo atas permintaan keluarga pasien. Satu orang meninggal setelah mendapat perawatan di IGD. Diagnosis cedera kepala sedang. Seperti data yang saya sampaikan itu,” kata Kristanto saat dihubungi Koran Solo, Senin (2/12).
Tiga orang lainnya didiagnosis patah tulang tangan dan atau kaki. Sementara itu, Kepala Unit (Kanit) Kecelakaan (Laka) Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Karanganyar, Iptu Sutarno, mewakili Kepala Satuan (Kasat) Lantas Polres Karanganyar, AKP Dewi Endah Utami, menuturkan kecelakaan tunggal menimpa mobil Kia Picanto berpelat nomor H 8655 AZ.
Kecelakaan terjadi di jalan raya Matesih-Karanganyar tepatnya di Dusun Klumpit, Desa Dawung, Kecamatan Matesih. Mobil terperosok ke dalam parit sedalam 1,5 meter di tepi jalan. Kejadian bermula saat mobil melaju dari timur ke barat atau dari Matesih ke Karanganyar. Sampai lokasi kejadian, sopir diduga tidak dapat mengendalikan laju mobil.
”Kondisi saat itu hujan. Mobil berjalan terlalu kekanan dan masuk ke parit sehingga terjadi kecelakaan tunggal,” tutur Sutarno saat dihubungi Koran Solo, Senin.
Tetapi saat ditanya perihal kondisi pengemudi saat kejadian, Sutarno menyampaikan polisi masih mendalami kejadian tersebut. Informasi yang beredar, pengemudi dalam pengaruh minuman keras. ”Pengemudi juga menjadi korban. Masih di rumah sakit. Soal lain [pengemudi dalam pengaruh miras saat mengemudikan mobil], kami dalami dulu,” ungkap dia.
Saat kejadian korban yang meninggal duduk di kursi penumpang bagian depan atau dekat sopir. Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi kejadian melaporkan kejadian itu ke Polsek Matesih.
Jenazah Aztish Nana Fitriyanti disemayamkan di Dukuh Jlobong, RT 001/RW 001, Desa Pusporenggo, Kecamatan Musuk, Kabupaten Boyolali. Dia dimakamkan di Makam Hastonoloyo Sibegal di desa setempat pada Senin siang. (Sri Sumi Handayani)